Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Suramadu, Akses Jalan Sudah Capai 93 Persen

Subairi (Koran Sindo) , Jurnalis-Minggu, 10 Mei 2009 |23:18 WIB
Suramadu, Akses Jalan Sudah Capai 93 Persen
Jembatan Suramadu yang sudah rampung 93 persen. (Subairi/Koran SI)
A
A
A

BANGKALAN - Jembatan Suramadu, khususnya akses jalan di sepanjang sisi Kabupaten Bangkalan, dalam waktu dekat dipastikan akan tuntas.

Itu terlihat dari hasil pelaksanaan proyek, yang secara total sudah mencapai sekitar 93 persen lebih dan saat ini hanya menyisakan tahap akhir.

Kepala satuan kerja (kasatker) proyek Jembatan Suramadu sisi Madura, Siswo Dwiyanto, saat ini pihaknya lebih fokus pada tahap akhir, seperti pengaspalan dan pemasangan aksesoris di sepanjang akses jalan. Mengenai masalah pembebasan lahan, sudah tidak ada masalah.

"Saat ini masih tersisa sekitar 7% yang belum rampung, dan kemungkinan besar akan tuntas sebelum akhir Juni nanti," ujarnya, Minggu (10/5/2009).

Siswo menjelaskan, saat ini pihaknya lebih berkonsentrasi pada akses jalan (tol) yang ada di sepanjang kabupaten Bangkalan. Beberapa sisi jalan yang panjangnya mencapai sekitar 11,5 Km tersebut, tinggal tahap akhir saja, seperti pengaspalan dan pemasangan marka jalan.

Di sepanjang akses jalan tersebut, dalam waktu dekat juga akan dipasang Penerangan Jalan Umum (PJU) yang jumlah total diperkirakan 250 unit, tersebar di titik strategis. Sementara untuk beberapa wilayah yang berdekatan dengan pusat keramaian, akan dipasang rambu-rambu dan pos polisi lalu lintas.

"Secara garis besar, kami tinggal memasang beberapa aksesoris di sepanjang akses jalan saja. Paling tidak akhir Juni sudah rampung," kata Siswo.

Dia menambahkan, berdasarkan rencana untuk peresmian Jembatan Suramadu akan dilaksanakan di sisi Pulau Madura dan akan dilakukan langsung oleh Presiden SBY. Salah satu alasan adalah jembatan tersebut merupakan milik dan kebanggan warga Madura.

"Soal kapan waktu peresmian, masih belum ada kabar dan rencananya untuk peresmian akan diletakkan di sini (sisi Madura)," tambahnya.

Perlu diketahui, data yang diperoleh dari Satker proyek Jembatan Suramadu, untuk causeway sisi Madura sendiri sudah menghabiskan biaya sebesar Rp111 miliar. Itupun masih belum termasuk pembangunan akses jalan (tol) sisi Madura, sepanjang 11,5 Km, dikabarkan telah menelan biaya sekitar Rp76 miliar, itupun masih belum cukup.

Terpisah, Sufyan Rasyidi, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Burneh, kawasan yang berdekatan dengan akses jalan (tol) Suramadu, berharap agar pelaksanaan proyek tidak meninggalkan masalah. Pasalnya, sejauh ini banyak kendaraan proyek berukuran besar lalu lalang di sepanjang jalan kabupaten Bangkalan.

Tidak hanya itu, kendaraan proyek dengan beban yang cukup berat, telah menyebabkan beberapa jalan rusak. Salah satunya yang menuju kecamatan Kamal, tepat di sisi timur komplek kampus Universitas Trunojoyo, di mana beberapa jalan sudah banyak yang rusak dan berlubang.

"Masih banyak hal yang juga harus diperhatikan, termasuk drainase (saluran air) yang terletak di sisi kanan dan kiri akses jalan, juga belum tuntas dan bisa merugikan warga sekitar karena berdekatan dengan sawah," terangnya.

(Novi Muharrami)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement