JAKARTA - Pengungkapan kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasruddin Zulkarnaen, yang menyeret ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Antasari Azhar sebagai salah satu tersangkanya masih meninggalkan banyak tanya.
Sebab, hingga kini Polri belum membeberkan apa sebenarnya motif pembunuhan tersebut. Karena itu banyak muncul dugaan dari mulai masalah jual beli berkara, cinta segitiga hingga konspirasi politik.
Terkait masalah ini, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri meminta waktu dua pekan lagi untuk membeberkan motif kasus pembunuhan yang sempat menggegerkan tersebut.
"Insya Allah motifnya kasih saya waktu menjelaskan dua minggu lagi," ujar Kapolri usai menghadiri acara Musyawarah Perencanaan dan Pengembangan Polri di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Kamis (28/5/2009).
Saat ditanya sejauh mana keterlibatan Antasari Azhar dalam kasus pembunuhan tersebut, Bambang Hendarso mengatakan, semuanya sudah diselidiki. "Sudah tidak ada masalah, nanti lihat di persidangan," pungkasnya.
(ram)