Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Ujian Mak Erot, DPR Segera Panggil Mendiknas

Insaf Albert Tarigan , Jurnalis-Rabu, 28 Oktober 2009 |17:20 WIB
Soal Ujian Mak Erot, DPR Segera Panggil Mendiknas
A
A
A

JAKARTA - Publik terperangah mendapati soal-soal ujian Sekolah Dasar di  Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang menyelipkan kalimat vulgar dengan mencatut nama Mak Erot. Komisi X DPR pun ikut angkat bicara.

Anggota Komisi X DPR Dedi Gumelar mengaku sangat perihatin dengan ketelodoran Dinas Pendidikan tersebut.

"Kami akan menanyakan langsung ke Menteri Pendidikan Nasional. Sebetulnya arah pendidikan kita ke depan itu mau seperti apa. Kenapa soal-soal begini bisa lolos. Apa yang diharapkan dari pendidik yang ngomongin teronglah, Mak Erotlah," katanya kepada okezone melalui telepon, Rabu (28/10/2009).

Dia juga meminta agar pihak terkait seperti Dinas Pendidikan agar mengusut siapa pembuat soal ujian itu. Kalau sudah ditemukan pelakunya, kata pria yang akrab disapa Dedi Miing ini, hendaknya diberi sanksi yang bersifat teknis.  "Kalau guru ya sesuai dengan yang diatur dalam etika guru atau bisa dipecat sekalian," katanya.

Ungkapan pernyataan vulgar dalam soal-soal ujian itu, kata Dedi, memang belum sepenuhnya dipahami oleh para siswa, namun pendidikan seperti ini menurutnya sangat tidak bermoral.

"Dari sisi moral  mungkin tidak salah kalau ada yang mengatakan 70 persen guru di negara kita tidak layak untuk mendidik anak bangsa.  Soal yang menyinggung Mak Erot mungkin bagi siswa SD tidak begitu paham. Tapi kalau orang dewasa kan sudah tahu Mak Erot itu dukun sepecial memperbesar alat vital laki-laki. Apa itu yang mau diajarkan," geramnya.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement