Daftar Komisi VI DPR RI

|

JAKARTA - Komisi VI DPR RI periode 2009-2014, membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM dan BUMN, dan standarisasi nasional. Komisi yang diisi 51 orang ini diketuai oleh Airlangga Hartanto dari Fraksi Golkar.

Kemudian didampingi oleh 3 orang Wakil Ketua, yakni Nurdin Tampubolon dari Fraksi Hanura, Aria Bima dari Fraksi PDIP, dan Agus Hermanto dari Fraksi Partai Demokrat.

Komposisi anggota komisi terdiri dari 13 orang politisi dari Fraksi Partai Demokrat, 10 orang dari Fraksi Partai Golkar, 9 orang dari Fraksi PDIP, 5 orang dari Fraksi PKS, 4 orang dari Fraksi PAN, 3 orang dari Fraksi PPP, 2 orang dari Fraksi PKB, 3 orang dari Fraksi Gerindra, dan 2 orang dari Fraksi Hanura.

Fraksi Partai Demokrat

  1. Agus Hermanto
  2. Atte Sugandi
  3. Muhamad Azhari
  4. Yusyus Kuswandana
  5. Azam Azman Natawijaya
  6. Ida Ria S
  7. Ferari Romawi
  8. Pasha Ismaya Sukardi
  9. Luci Kurniasari
  10. Abdurrahman Abdullah
  11. Linda Megawati
  12. Idris Sugeng
  13. Jonny Buyung Saragi
Fraksi Partai Golkar

  1. Airlangga Hartarto
  2. M Idris Laena
  3. Dodi Reza Alex Noerdin
  4. Lili Asdjudiredja
  5. Hayani Isman
  6. Eddy Kuntadi
  7. Gde Sumarjaya Linggih
  8. Adi Putra Darmawan Tahir
  9. Emil Abeng
  10. Ibnu Munzir
Fraksi PIP

  1. Aria Bima
  2. Dudhie Makmun Murod
  3. Bambang Wuryanto
  4. Puan Maharani
  5. Hendrawan Supratikno
  6. Eriko Sutarduga
  7. Sukur H Nababan
  8. Adisatrya Suryo Sulistio
  9. Nyoman Dhamantra
Fraksi PKS

  1. Yan Herizal
  2. Refrizal
  3. M Matri Agoeng
  4. Mahfudz Abdurrahman
  5. H Mukhamad Misbakhun
Fraksi PAN

  1. Ahmad Mumtaz Rais
  2. Nasril Bahar
  3. Rudi Sukendra Sindapati
  4. Jamaluddin Jafar
Fraksi PPP

  1. Iskandar D Syaichu
  2. Mochammad Mahfudh
  3. Nanang Sulaeman
Fraksi PKB

  1. Mirati Dewaningsih T
  2. KH Muhammad Unais Ali Hisyam
Fraksi Gerindra

  1. Edhy Prabowo
  2. Nuroji
  3. Abdul Wahid
Fraksi Hanura

  1. Nurdin Tampubolon
  2. Sunardi Ayub

(hri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Anies Didesak Stop Kurikulum 2013