JAKARTA - Terdakwa Antasari Azhar membantah dirinya telah mengancam Nasrudin Zulkarnaen melalui pesan singkat (sms).
"Saya keberatan, sejak bulan Januari-Februari saya tidak mengirim SMS ke Nasrudin" kata Antasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/11/2009)
Antasari tengah menanggapi kesaksian Jeffy Lumampow yang bersaksi untuk dirinya. Jeffry menuturkan, Nasrudin, kawan akrabnya itu mendapat ancaman melalui pesan singkat.
"Ini adalah masalah kita, masalah internal, cukup kita yang tahu. Kalau ini ada blow up Anda tahu konsekuensinya," ucap Jeffry menuturkan isi SMS yang dibacanya di telepon genggam Nasrudin.
Antasari pun yakin dirinya tidak pernah memberi ancaman ke Nasrudin. "Saya sangat menolak sekali (bila dikatakan mengirim) SMS itu dan nanti pada kelanjutannnya akan dibuktikan," pungkasnya.
Jeffry adalah konsultan hukum yang menjadi teman akrab Nasrudin. Nasrudin sendiri ditembak pada 14 Maret 2009 usai bermain golf di Modernland, Tangerang, Banten.
Dalam kasus ini, Antasari didakwa telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Nasrudin. Jaksa menduga, pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran itu dilatarbelakangi perselingkuhan Antasari dengan istri siri Nasrudin, Rani Juliani. (frd)
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.