o1 o2

Nusantara


Tak Bisa Doa Wudu, Siswa Diduga Dianiaya Guru

Rabu, 25 November 2009 - 22:19 wib
text TEXT SIZE :  
Share
ilustrasi.(foto:ist)

SIDOARJO - Gara-gara tidak bisa membaca doa berwudu, HJA 8,salah satu siswa SDN Sambungrejo, Kecamatan Sukodono, diduga dianiaya oleh gurunya berinisal MT 55. HJA yang masih duduk di Kelas 2 ini dipukul di bagian wajah dan kepala.

HJA menangis dan akhirnya pulang karena mata kanannya terasa pedih. Hj Nur Laili, ibu korban kemudian melaporkan kejadian ini ke M Syafii, Kepala Sekolah setempat.

Nur Laili mengaku, pemukulan terhadap anaknya ini terjadi Sabtu pekan lalu. Usai kejadian, HJA dirawat di poliklinik setempat dan akhirnya dirujuk ke RSU Dr Soetomo Surabaya.

"Menurut dokter yang menangani,ada kerusakan system syaraf di kornea mata sebelah kanan," ujarnya yang menambahkan kalau anaknya kini menjalani rawat jalan dan kini masih dalam proses penyembuhan.

Meski demikian, Nur Laili, mengakui kalau sebelumnya anaknya sudah mengalami sakit mata hingga pandangannya kabur. Namun, setelah pemukulan kini mata kanan anaknya malah tak bisa untuk melihat.

Sebenarnya, usai kejadian itu, Nur Laili bersama wali murid lainnya memprotes tindakan sang guru tersebut. Mereka mendatangi
sekolah agar pelaku dijatuhi hukuman berat. Karena takut kejadian itu terulang lagi pada siswa lainnya.

Saat ditemui Nur Laili, Kepala Sekolah SDN Sambongrejo, M Syafii mengatakan telah melimpahkan perkara ini ke Dinas Pendidikan setempat. M Syafii sendiri belum bisa dikonfirmasi terkait masalah ini.Menurut Nurlaili sikap MT yang ringan tangan ini kerap menimpa siswanya setiap mengajar. Bahkan, sejumlah siswa kelas 1 dan kelas 2 takut saat mengikuti pelajarannya. Sehingga, banyak orang tua siswa yang terpaksa menunggu dan memantau anaknya belajar.

Kapolsek Sukodono, AKP Kasiani, mengatakan sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dugaan penganiayaan ini. "Saya memang mendengar adanya dugaan penganiayaan itu, tapi belum ada laporan," ucapnya.

Meski demikian, Kasiani meminta agar warga tidak berbuat anarkistis dan masalah itu diselesaikan baik-baik. Apalagi, beberapa wali murid sudah mengadukan masalah ini ke Kepala Sekolah setempat.(fit)
(Abdul Rouf/Koran SI/ded)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Rabu, 10 Februari 2010 06:10 wib

    Ibunda Bilqis Pendonor Terpilih

  • Rabu, 10 Februari 2010 03:03 wib

    Polisi Selidiki Ledakan Genset RSU Pirngadi

  • Rabu, 10 Februari 2010 02:03 wib

    Pelaku Penembak Polisi Tidak Sendirian

  • Selasa, 09 Februari 2010 22:18 wib

    Parah.. Bapak di Berebes Perkosa Tiga Anaknya

  • Selasa, 09 Februari 2010 21:02 wib

    Berkabung Gempa, Imlek di Padang Tanpa Barongsai

  • o3 o4