demo kasus Century.(Foto:Heru Haryono/okezone)
JAKARTA - Hak angket kasus Century rawan digembosi sehingga melenceng di tengah jalan. Makanya, masyarakat diminta tidak {meleng} sedikit pun mengawasi proses itu.
"Tolong awasi kami, kami tidak bisa dibeli dan tidak bisa dibodohi," ujar anggota DPR dari PDIP Maruarar Sirait di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (29/11/2009).
Menurut Maruarar, DPR dan Parpol harus jujur karena tingkat kepercayaan publik sudah lemah akibat diterpa kasus asusila dan korupsi. Angket Century diharapkan menjadi momentum untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap DPR.
"Ini kesempatan yang luar biasa. Masak kita mau terus-terusan kalau hak angket hasilnya begitu-begitu saja. Rakyat ingin kasus Century dibuka, ada kaitan apa saja, BPK adalah auditor negara, ini tinggal ditindaklanjuti," katanya lagi.
Selain Maruarar Sirait, penggagas hak angket Century lain di antaranya Bambang Susetyo (Partai Golkar), Chandra Kertawiaya (PAN), Misbakhun (PKS), dan Lili Wahid dari PKB.
Hak angket Century akan dibawa ke sidang paripurna tanggal 1 Desember 2009 untuk memutuskan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) sementara Pansus sendiri akan dibentuk 4 Desember 2009.
(fit)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan