JAKARTA - Pemprov masih berminat menerapkan Electronic Road Pricing (ERP). Pelaksanaannya menunggu peraturan pemerintah yang dikeluarkan satu tahun lagi.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Tauchid Tjakra Amidjaja mengatakan, saat ini surat gubernur telah dikirim langsung ke Menteri Perhubungan dan Menteri Keuangan agar segera diterbitkan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai penerapan ERP.
PP itu merupakan turunan dari Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Dalam perjalanan, ERP sempat ditolak oleh DPR karena diklaim belum mampu mengatasi kemacetan dan akan menggantinya dengan pajak progresif.
Namun Tauchid menilai, ERP masih dapat dilakukan di Jakarta karena dalam UU 22/2009 ada salah satu pasal yang menyebut bisa menerapkan retribusi jalan raya itu di jalanan Ibukota.
Lalu, pada UU 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) juga disebutkan secara tersurat kalau retribusi jalan raya itu bisa dipungut tanpa melanggar peraturan hukum.
Dirinya menjelaskan, kalau pelaksanaan di lapangan bisa diterapkan setelah peraturan turunan dari pemerintah pusat diterbitkan. Penerbitan peraturan turunan itu terbit satu tahun setelah UU dikeluarkan. UU itu sendiri, tambahnya, terbit pada 22 Juni lalu.
"Kita harap PP itu terbit secepatnya," ujarnya pada acara Temu Wicara antara Gubernur dengan Wartawan Balaikota di Hotel Boutique, Senin (7/12/2009).
Tauchid menuturkan, pengadaan fasilitas untuk ERP ini nantinya akan dikoordinasikan dengan Departemen Perhubungan. Penerapan ERP ini dinilainya mendesak karena pertumbuhan jalan dengan kendaraan sudah tidak seimbang.
Dia merinci, penambahan kendaraan 9-10 persen pertahun sementara pertumbuhan jalan hanya 1 persen pertahun tak seimbang. Dirinya menilai ERP akan efektif untuk memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.