JAKARTA - Sekertaris Jenderal Transparansi Internasional Indonesia (TII) Teten Masduki mencurigai bahwa isu akan terjadinya kekacauan dalam demo aksi Antikorupsi besok, sengaja diembuskan oleh pemerintah.
"Saya takut isu ini sengaja di-create. Itu bisa dilakukan oleh pihak-pihak lain, bisa juga oleh pemerintah sendiri," ujarnya di sela-sela acara Indonesia-Australia Reserach Policy Forum di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (8/12/2009).
Dia pun mencurigai, bahwa pernyataan Presiden SBY di beberapa kesempatan, justru sengaja dibuat untuk menggiring opini masyarakat. "Kalau ada kerusuhan, itu pun belum tentu dilakukan oleh para demostran, tapi mungkin disusupi" tegasnya
Seharusnya, lanjut penggiat Indonesia Corruption Watch ini, pemerintah tidak perlu gugup dan terlalu khawatir untuk menghadapi segala kemungkinan yang terjadi besok.
Dia menilai bahwa untuk memperingati hari Anti korupsi Sedunia masyarakat bisa bebas berekspresi apapun asalkan dilakukan secara damai. TII sendiri akan melakukan refleksi dengan menilai kinerja pemerintah, DPR dan juga otokritik bagi diri sendiri.
"TII akan melakukan refleksi. Kita menilai kinerja pemerintah, DPR dan juga otokritik bagi diri sendiri. Saya kira kita besok semua orang bisa melakukan apa saja, bisa demo, bisa refleksi dan lain-lain. Tapi kita (TII) tidak menggalang massa," pungkasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.