TANGERANG - Sedikitnya 15 guru bantu dibutuhkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Pria Tangerang untuk pelaksanaan pendidikan di dalam Lapas tersebut.
?Saat ini kita kekurangan guru untuk proses belajar-mengajar. Kami meminta tambahan guru bantu di sini,? ucap Kalapas Anak Pria Tangerang, Priyadi di Tangerang, Rabu (16/12/2009).
Priyadi mengatakan saat ini terdapat beberapa orang tenaga pengajar sukarela yang menyumbangkan tenaga serta pikirannya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak di Lapas tersebut.
?Ada dua orang tenaga sukarela yang membaktikan dirinya tanpa dibayar untuk mengajar. Keduanya lulusan perguruan tinggi jurusan psikologi,? katanya.
Sebab itu, Priyadi berharap agar tenaga sukarela ini diperhatikan oleh pemerintah. Sebenarnya Lapas Anak Pria Tangerang sudah memiliki fasilitas belajar di antaranya laboratorium komputer, ruang kelas, ruang kreasi, perpustakaan, dan penunjang pendidikan lain.
(ram)