Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ribuan PNS Depok Belum Gajian

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Senin, 04 Januari 2010 |19:13 WIB
Ribuan PNS Depok Belum Gajian
A
A
A

DEPOK - Ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Depok, yang terdiri dari golongan III dan II serta honorer belum menerima gaji untuk bulan Januari 2010. Akibatnya tidak sedikit PNS Kota Depok yang meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
 
Hal itu terjadi di Bank Jabar Banten Depok, di mana terlihat belasan bendahara dinas mengantre untuk mempertanyakan keterlambatan masuknya uang gaji. Mereka terlihat emosi mempertanyakan hal tersebut sehingga nyaris terjadi adu mulut dengan petugas Bank Jabar Depok. Para bendahara itu emosi karena menganggap Bank Jabar Banten Depok tidak mempunyai dana untuk membayar gaji PNS Kota Depok.
 
Menurut Kasie Pelayanan Bank Jabar Banten Depok Edi Permana, keterlambatan pembayaran gaji PNS Kota Depok itu bukan karena Bank Jabar Banten Depok tidak mempunyai dana, melainkan karena surat perintah pencairan dana (SP2D) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum ada. Akibatnya pihaknya tidak berani mencairkan uang tersebut.
 
Dana yang ada di Bank Jabar Banten Depok itu sebesar Rp20 miliar. Rp 11 miliar untuk membayar gaji PNS dan Rp 9 miliar yang merupakan dana cadangan dipergunakan untuk rekanan. Dari data yang diperoleh, PNS Kota Depok yang harus dibayarkan gajiannya itu sebanyak 6.700 PNS.
 
"Dananya ada, tapi SP2D nya belum ada. Kalau SP2D ada sekarang maka besok dananya sudah dapat dicairkan," tutur Edi di Bank Jabar, Senin (4/1/2010).
 
Salah satu PNS golongan II di Sekretariat Pemkot Depok yang tidak mau disebutkan namanya, mengaku berhutang kepada orang lain lantaran belum menerima gaji.
 
"Saya terpaksa pinjam Rp 200 ribu ke orangtua. Buat bayar anak sekolah dan ongkos, dan beli bahan makanan. Belum lagi cicilan motor yang jatuh tempo pada 4 Januari ini. Terpaksa bayar denda,” katanya.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement