SIDOARJO - Menjelang penutupan penjaringan bakal calon bupati-wakil bupati 2010, oleh Tim 9 DPD PAN Sidoarjo, Selasa (5/1) mulai menuai teror. Kantor DPD PAN Sidoarjo, di Perumahan Pondok Mutiara Blok BP-1, Sidoarjo, dirusak orang tak dikenal, Senin (4/1).
Selain melempar kaca depan kantor hingga pecah berantakan, pelaku juga melempar kotoran manusia atau tinja yang dibungkus plastik, yang berserakan di teras kantor. Tidak itu saja, dua baliho bergambar Ketua DPD PAN Sidoarjo, H. Khulaim Junaidi, yang terpasang di sisi timur kantor juga dirusak.
Peristiwa tersebut terjadi sehari setelah Khulaim Junaidi mendaftar sebagai Bacabup PAN, Minggu (3/1) pagi. Sedangkan sejauh ini, baru dua calon yang mendaftar di DPD PAN, selain Khulaim Junaidi, sebelumnya Imam Sugiri juga sudah mendaftar cabup melalui partai besutan Amin Rais ini.
Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Samsul Huda, 27, penjaga kantor,Senin (4/1) pagi. Saat dia masuk kantor, melihat bongkahan batu bata dan serpihan pecahan kaca, berserakan di dalam dan di luar kantor.
"Melihat kantor porak-poranda, saya langsung melaporkan kejadian itu ke Polsekta Sidoarjo. Pengurus DPD PAN yang saya kasih tahu juga langsung ke kantor," ujar Samsul.
Bukan hanya aparat Polsekta Sidoarjo dipimpin Kapolsekta Sidoarjo, AKP Fauzan yang datang ke lokasi kejadian. Namun, Wakapolres Sidoarjo Kompol Deni Nasution dan Kapolres Sidoarjo, AKBP HM Iqbal juga langsung memimpin olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sejauh ini belum diketahui, apa motif pelaku hingga nekat melempar kantor PAN dengan batu dan tinja. Namun informasi diperoleh menyebutkan kemungkinan pelaku adalah warga setempat yang merasa kenyamanannya terganggu aktivitas di kantor PAN Sidoarjo.
Sebab, dalam rentang waktu dua pekan ada dua kegiatan yang melibatkan banyak massa. Yaitu, saat Imam Sugiri dan Khulaim Junaidi mendaftarkan diri sebagai Bacabup PAN.
Adapula informasi yang menyebut pelaku adalah orang Khulaim sendiri. Tak lain untuk mendongkrak popularitas Wakil Ketua DPRD Sidoarjo tersebut yang juga mendaftar Bacabup dari PAN.
Sampai saat ini, hanya ada dua Bacabup yang mendaftar melalui PAN. Baik Imam Sugiri maupun Khulaim Junaidi sama-sama berebut tiket untuk didukung maju sebagai W-1.
Sedangkan kemungkinan ketiga, pelakunya bisa jadi lawan politik Khulaim atau PAN sendiri.
"Kemungkinan seperti itu bisa saja terjadi. Kan saat ini suhu politik menjelang Pilkada Sidoarjo semakin memanas," ujar salah satu sumber yang enggan disebut namanya.
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.