getting time...

Ketua DPD Minta Soeharto Juga Dijadikan Pahlawan

Frida Astuti - Okezone
Jum'at, 8 Januari 2010 01:17 wib
Soeharto (Foto: Reuters)
Soeharto (Foto: Reuters)

JAKARTA - Wacana penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terus digaungkan. Meski demikian, tetap ada pro dan kontra atas hal itu.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman termasuk pihak yang menyambut baik usulan tersebut. Menurut Irman, Gus Dur termasuk tokoh yang patut dihormati.

"DPD berpendapat Gus Dur patut dihormati dan diberi gelar pahlawan," kata Irman saat berkunjung ke Kantor Grup Media Nusantara Citra (MNC) di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/1/2010).

Namun menurut dia, pemberian gelar tersebut harus melalui proses yang sesuai dengan undang-undang. "Orang besar selalu mencintai sejarah. Kita lihat positifnya, maka berilah juga kepada mantan presiden lain," imbuhnya.

Seperti diketahui, sebagai guru bangsa, Gus Dur dinilai layak dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Ada juga kelompok masyarakat yang menilai Gus Dur bahkan layak menerima Nobel.

Di tengah wacana tersebut, muncul kembali wacana pemberian gelar pahlawan bagi mantan Presiden Soeharto. Namun dukungan bagi Bapak Pembangunan itu tidak sebesar dukungan bagi Gus Dur.

 

(lam)

  • violetha » 0 Tanggapan
    inilah indikator bhwa orde baru msh bercokol,krn yg mimpin Neg. ini masih begundal2nya cendana,si Dipo blg masyarakat yg minta,ehhh,masyarakat yg mn tuh?mmg pejabat bisanya boongin rkyt terus,bukanya mikirin Neg yg lg morat-marit,ekonominya,hukum yg amburadul,kemiskinan,kebodohan,pengangguran tinggi,ingat si mbah itu yg mnjdikan neg kita terkorup didunia,kasian rkyt kita dibodohin terus.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mat » 0 Tanggapan
    pantas...skalian aja sipitung,nagabonar , kum-kum diangkat jadi pahlawan.....menyedihkan jadi pahlawan sekarang.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • cuekkz » 0 Tanggapan
    Saya..nggak begitu setuju....alasannya : 1. Soharto telah menerapkan rezim otoriter...memberangus..apappun yang tidak seutuju dengannya. 2. Bapak Pembangunan....apanya yang maju.....kebhongan penipuan..penindasan...dan ...korupsi..tuh kekayaan diri sendiri dan kroni/.keluarga.....32 tahun rakyat di kibulin dengan keberhasilan yang semu...yang ternyata...semua utang...menjual Irian , Gas, Minyak Bumi..dll........nyadar aja deh... 4. Wong Keluarga amburadul gitu kok.....I ingat wafatnya Ibu tien.....apa yang terjadi......)...tomy ...yang main perempuan......, Bambang ..setali 3 uang........bagimana keluarha yang maburadul..bisa menyandang Gelar Pahwalan Bagi Bangsa ...maluuaahhh 5.Yang SUARTOISME kan berkata.....korupsi nggak terbukti, KKN nggak terbukti....kekesriuhan keluarga nnggak terbukti....ya...jelas aja..wong HUKUM kita..bobrok.............mana bisa mbuktiin...wong salah bisa jadi bener...... 6. Bagimana bis a...seseorang yang nggak bisa menghargai ....orang lain....orang lain yang nggak pernah perang hanya tinggal menikmati aja....bagaimana orang yang "Meng kudeta" bisa jadi pahlawan.......... ........Biarkan saja.....nggak perlu gelar gelaran.......Biarkan..waktu berjalan......jika memang harum akan semerbak dengan sednrinya...jika busuk ya tetap akan berbau busuk juga...mengapa kita ribut...rebutan orang tuk jadi Pahlawan......Klo Pahlawan bagi Keluarga...kelompoknya/kroninya...silakan aja.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Toni » 0 Tanggapan
    Pak Harto Termasuk tokoh besar yang berhasil membawa banyak pembangunan di Indonesia. Sebagai Manusia tentu ada kelebihan dan kekurangan. Bahkan pahlawan terdahulupun juga punya kesalahan karena sama-sama manusia.. tidak ada yang sempurna.. menurut saya pantas-pantas saja Pak Soeharto mendapat gelar Pahlawan.. Kalau dikembalikan kepribadi kita masing-masing coba kita pikir apa "mudah" memimpin bangsa yang heterogen seperti Indonesia.. sementara jadi Ketua RT saja susahnya setengah mati.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • T. Bustamam » 0 Tanggapan
    Soeharto juga telah berjasa menjadikan negeri kita ini menjadi negeri terkorupt di dunia. Bakat / tabiat korupt Soeharto ini telah dimulainya semenjak menjabat sebagai Komandan TT IV, Diponegoro pada thn 1957 pada kasus pembelian sepatu untk prajurit satuannya yang mengakibatkan pemecatan dirinya sbg Komandan Teritorium tsb. Apakah pribadi seperti ini pantas jadi pahlawan nasional kita ?.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.