getting time...

Ratusan Benda Pusaka Dipamerkan

Senin, 11 Januari 2010 23:08 wib
Salah satu pengunjung mengamati keris dan tombak, yang dipamerkan
Salah satu pengunjung mengamati keris dan tombak, yang dipamerkan

BANGKALAN – Ratusan koleksi benda pusaka dipamerkan secara khusus di pelataran Museum Cakraningrat, Jalan Soekarno-Hatta Bangkalan.  
Praktis, pameran yang melibatkan puluhan kolektor benda pusaka tersebut, menyedot perhatian warga yang berasal dari beberapa golongan.
 
Dalam pameran tersebut, terdapat beberapa jenis keris yang mendapat perhatian khusus dari para pencinta benda pusaka, di antara koleksi keris Nogo Bayu, Nogo Sosro dan Ki Tunggal Panto. Masing-masing keris, dipercaya memiliki keunggulan tersendiri bila dipakai oleh pemiliknya.
 
“Kalau keris ini (Ki Tunggal Panto), bisa membuat laki-laki perkasa saat berhubungan seks. Caranya, taruh saja di bawah bantal, sebelum melakukan hubungan suami istri,” ujar A Hamit TN, salah satu kolektor benda pusaka asal Kecamatan Kota Bangkalan, Senin (11/1/2010).
 
Hamit yang memamerkan sekitar 20 benda pusaka, juga mempunyai keris yang bisa dibuat untuk mengobati berbagai penyakit, mulai dari asam urat hingga darah tinggi. Cuma, dia mengaku ada syarat-syarat tertentu yang harus dilakukan, sebelum menjalani proses pengobatan dengan media dari keris.
 
Sayang, para kolektor benda pusaka yang ikut dalam pameran tersebut, termasuk Hamit sendiri tidak berkenan untuk menjual benda jenis keris dan tombak. Sebaliknya, para pengunjung hanya sebatas bisa untuk melihat, memegang, dan bertanya tentang keunggulan dari pusaka kuno tersebut.
 
“Ini hanya untuk dipamerkan saja, tidak untuk dijual. Saya sendiri juga tidak mau menjualnya,” tegasnya.
 
Sementara itu, salah satu panitia pameran benda pusaka, Dinas Pariwisata Bangkalan Hasan menyatakan pameran tersebut sebagai ajang untuk menunjukkan jati diri bangsa, termasuk dalam rangka memelihara benda pusaka peninggalan nenek moyang.

(Subairi/Koran SI/ram)

  • Bayu » 0 Tanggapan
    Ini adalah ajang bagus dan harus didukung terus oleh Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan.... ini adalah simbol Kejayaan Bangsa INDONESIA bahwa Bangsa kita pernah menjadi Bangsa yang besar pada jaman MAJAPAHIT.Menurut saya Kebudayaan jangan dicampur adukkan dengan AGAMA ( gak masuk meeennnn.....) seperti komentar yang dilontarkan MAYA....Cobalah untuk menghargai Hasil Karya bangsa kita sendiri, kalau kita mau dihargai oleh bangsa lain...ok.... Lanjutkan Kegiatan ini kalau bisa Pameran Pusaka Seluruh INDONESIA di satu tempat, biar dunia luar tahu kl Indonesia adalah bangsa yang beradap pada jaman dahulu....Terimakasih
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Bayu » 0 Tanggapan
    Ini adalah ajang bagus dan harus didukung terus oleh Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan.... ini adalah simbol Kejayaan Bangsa INDONESIA bahwa Bangsa kita pernah menjadi Bangsa yang besar pada jaman MAJAPAHIT.Menurut saya Kebudayaan jangan dicampur adukkan dengan AGAMA ( gak masuk meeennnn.....) seperti komentar yang dilontarkan MAYA....Cobalah untuk menghargai Hasil Karya bangsa kita sendiri, kalau kita mau dihargai oleh bangsa lain...ok.... Lanjutkan Kegiatan ini kalau bisa Pameran Pusaka Seluruh INDONESIA di satu tempat, biar dunia luar tahu kl Indonesia adalah bangsa yang beradap pada jaman dahulu....Terimakasih
    Beri Tanggapan Laporkan
  • maya » 0 Tanggapan
    Yang kayak gini yang paling mengundang murka Allah, perbuatan syirik,gak ada ceritanya keris taro bawah bantal jadi kuat ngesex, bisa ngobatin. Keris kayak gitu banyak di rawa bening jatinergara. harganya 35 ribu, yang pinter itu Jin-nya bis ngibulin manusia bodoh. Gak dijual ? bohong.... biar kesannya mahal atau saking bodohnya ?.Hati hati ngaku beriman tapi percaya jimat, bisa batal islamnnya.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.