BANDUNG - Akibat cuaca buruk yang menyergap Bandung dalam dua pekan terakhir, hampir setiap hari terjadi delay penerbangan.
Kepala Operasional PT Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara Bandung Soetrisno mengatakan, selama 11 hari di bulan Janari 2010, hanya dua hari terjadi penerbangan tanpa delay yakni pada 3 dan 9 Januari 2010.
Soetrisno mengatakan, delay penerbangan dilakukan untuk keberangkatan dan kedatangan. Sebab, kata dia, cuaca buruk dengan hujan dan kabut hampir setiap hari terjadi. Hal tersebut, kata dia, memperpendek jarak pandang pesawat.
"Jarak pandang terburuk di Bandara Husein Sastranegara mencapai 400 meter sehingga pilot tak kemungkinkan melihat landasan," kata Soetrisno kepada wartawan, Senin (11/1/2010).
Soetrisno mengatakan, jarak pandang ideal untuk landing dan take off seharusnya 2 kilometer. Di bawah 2 Km, kata dia, tak bisa rekomendasikan untuk terbang atau landing demi keselamatan penerbangan.
Tadi pagi, kata dia, ratusan penumpang tiga penerbangan yakni Merpati tujuan Medan, dan dua flight Air Asia tujuan Medan dan Kualalumpur juga mengalami keterlambatan penerbangan dua hingga tiga jam.
Delay penerbangan terburuk di Bandar Husein terjadi pada tanggal 4 dan 6 Januari 2009. Dalam sehari, 8 flight terpaksa ditunda kedatangan dan keberangkatan karena cuaca yang tidak mendukung.
"Kadang kalau yang mau landing, memang sangat tidak memungkinkan turun, kami arahkan supaya mereka bebas mendarat di bandara terdekat. Kebanyakan mereka memilih mendarat di Cengkareng (Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten)," ujar Soetrisno.
(M Budi Santosa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.