Gunung Salak (Foto: wisataoke.wordpress.com)
BOGOR - Enam mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogjakarta yang hilang di Gunung Salak, Bogor hingga kini belum bisa di evakuasi. Rencananya, evakuasi dilanjutkan besok pagi.
Hingga sore ini, tim SAR gabungan dari mahasiswa dan Pemkab Bogor yang melakukan pencarian terhadap enam mahasiswa itu belum berhasil mengevakuasi lantaran terkendala selain cuaca buruk, waktu juga sudah menjelang sore.
Demikian informasi yang dihimpun dari Pos Curug Nangka, Minggu (31/1/2010).
Sebelumnya, Koordinator Searh Resque Unit (SRU) atau unit pencari dan penolong Curug Nangka, Tamansari, Bogor, Iwan Firdaus mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi melalui HP tim SRU 1 yang sedang melakukan evakuasi.
Menurut Iwan, evakuasi akan berlangsung agak lama. Karena selain beratnya medan yang dihadapi, Tim SAR juga harus memperhatikan kondisi badan.
Seperti diberitakan, 24 Januari lalu, enam pencinta alam dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan pendakian dari arah Curug nangka menuju Puncak Salak II. Keenam mahasiswa tersebut bernama, Febry, Wildan, Adib, Zaki, Urham, dan Unan.
Rencananya mereka akan turun pada 27 Januari juga melalui Curug Nangka. Namun pada hari tersebut keenam pencinta alam belum juga turun.
Jumat, 29 Januari keenam pencinta alam minta dijemput dengan titik kordinat 06.42'18 LS dan 106.44'20 BT. Kemudian Tim pencari (SRU 1) yang berjumlah delapan orang pada hari itu juga langsung melakukan penjemputan.
Pada Sabtu 30 Januari, sekira pukul 14.37 WIB, Tim SRU 1 bertemu dengan tim pendaki dari UIN Yogya. Di lokasi beberapa pendaki masih berada di kali Cihideung, karena tebing yang ada di Gunung Salak mengalami longsor. Sulitnya medan membuat evakuasi terhambat.
(Endang Gunawan/Global/lsi)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan