MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Sumut) merespons serius penyergapan teroris di wilayah Aceh. Karena itu, satu satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Sumut dikerahkan untuk mengamankan wilayah-wilayah yang berbatasan langsung dengan provinsi yang berada di ujung Sumatera itu.
"Semua langkah antisipasi telah kita lakukan. Salah satunya adalah dengan mengerahkan satu SSK Brimob di beberapa titik-titik yang kita anggap rawan. Jumlah personel yang diturunkan tersebut sama dengan jumlah dua pleton," jelas Kepala Bagian Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharuddin Djafar di Medan, Sabtu (13/3/2010).
Pasukan Brimob Polda Sumut tersebut disebar ke beberapa wilayah polres yang berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh, yang diduga bisa dijadikan tempat persembunyian dan pelarian para tersangka teroris.
Mereka ditugaskan untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan para teroris di Provinsi Sumut.
Selain itu, Polda Sumut juga akan meningkatkan fungsi intelijen di Sumut, baik di desa-desa yang berbatsan dengan NAD, maupun di wilayah lainnya.
Hal tersebut dilakukan bukan hanya karena adanya kasus terorisme di Aceh, melainkan juga karena memang sudah menjadi tugas para personel intelijen untuk memantau setiap perkembangan situasi di daerah-daerah.
(lam)