nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

27 Senjata Api Kelompok Din Minimi Berhasil Diamankan

ant, Jurnalis · Minggu 30 Agustus 2015 18:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 08 30 340 1205097 27-senjata-api-kelompok-din-minimi-berhasil-diamankan-Gic0fLj8v0.jpg (Foto: Antara)

LHOKSEUMAWE - Kepolisian Resort Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mengamankan 27 pucuk senjata api dengan berbagai jenis dan ribuan amunisi milik kelompok kriminal bersenjata Din Minimi selama perburuan kelompok tersebut.

Wakapolres Lhokseumawe Kompol Isharyadi dalam pertemuan dengan wartawan di Lhokseumawe, Minggu (30/8/2015) mengatakan, pihaknya juga telah menangkap 15 tersangka kelompok bersenjata tersebut.

Senjata api dan ratusan amunisi itu disita sejak awalnya kelompok tersebut melakukan aksi-aksi kriminal di Provinsi Aceh, hingga saat ini. Senjata api yang diamankan, jenis laras panjang AK-56, AK-47, jenis RPD, rakitan jenis FN, pistol.

Selain itu, juga ikut diamankan dua pelontar GLM, 15 megazine AK, 1 model megazen RPD model rantang, 1 magazen senjata api jenis FN, 1.972 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 1.587 butir amunisi kaliber 7,6 mm, 12 butir amunisi kaliber 4,5 mm.

Empat butir amunisi tidak meledak (kets) kaliber 7,6 mm, 1 butir amunisi tidak meledak kaliber 5,56 mm, 23 butir selongsong kaliber 7,6 mm, 2 buah proyektil, 7 butir peluru kaliber 7,9 mm, 20 butir amunisi GLM, 1 buah amunisi TP dan 8 buah magazen M-16.

Kompol Isharyadi juga menambahkan, secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, masih kondusif. "Secara umum situasi daerah kita kondusif, untuk menciptakan keamanan kami terus melakukan patroli rutin yang bekerjasama dengan TNI," ujar Kompol Isharyadi.

Isharyadi mengimbau kepada seluruh komplotan bersenjata Din Mini untuk segera menyerahkan diri, apabila menyerah akan diperlakukan secara baik, pastinya akan ada berbagai pertimbangan. “Apabila sudah menyerahkan diri, maka para kelompok bersenjata tersebut sudah bisa berkumpul kembali dengan keluarganya, sehingga tidak harus bersembunyi lagi di hutan,” katanya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini