BANGKALAN- Volume penyeberang Dermaga Kamal, Kabupaten Bangkalan, yang sempat sepi akibat keberadaan Jembatan Suramadu, sudah berangsur normal.
Terkini, untuk peningkatan penumpang sudah hampir mencapai 50 persen, dibanding awal beberapa bulan yang lalu.
Adanya peningkatan jumlah penumpang, salah satunya disebabkan oleh penurunan tarif kapal untuk roda empat dengan besaran 50 persen. Di mana, untuk tarif kendaraan pribadi yang awalnya sebsar Rp65 ribu per unit, kini tinggal sebesar Rp35 ribu per unit.
Demikian juga dengan bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP), yang sempat dipersoalkan oleh Mobil Penumpang Umum, juga mengalam penurunan tarif yang cukup signifikan.
Awalnya, harga tiket masuk kapal sebesar Rp130 ribu per unit, kini mengalami penurunan hingga Rp50 ribu per unit. Sementara untuk tarif angkutan roda dua dan penumpang jalan kaki, tidak ada penurunan, belum ada penyesuaian dengan tarif roda empat.
Kepala PT ASDP Kamal, Wildan Jazuli menyatakan, adanya penurunan tarif hingga sebesar 50 persen, sedikit banyak berpengaruh pada jumlah penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan kapal di Dermaga Kamal. Paling tidak, juga mulai bisa bersaing dengan jembatan Suramadu.
“Beberapa hari terakhir ini, geliat penumpang sudah mulai berangsur naik, hingga mencapai sekitar 50 persen,” ujarnya.
Wildan menjelaskan, kenaikan jumlah penumpang, meski tergolong masih belum maksimal, bisa sedikit membuat lega para pemilik kapal dan PT ASDP sendiri. Salah satunya, meminimalisir kerugian pemilik kapal dan di sisi lain, bisa kembali menghidupkan Dermaga Kamal yang sepi akibat penumpang beralih lewat Jembatan Suramadu.
Kini, para sopir bus AKDP yang sempat lewat Jembatan Suramadu, sudah mulai lewat sesuai dengan trayek yang berlaku, yakni masuk di terminal Kamal. Ditambah lagi, adanya penurunan tarif yang cukup besar, membuat kalangan pengemudi bus tidak lagi keberatan dalam menggunakan jasa penyeberangan kapal.
“Dulu untuk kendaraan roda empat, sama sekali minim yang lewat sini (Kamal). Nah, dengan adanya penuruan tarif, sudah ada yang lewat sini, termasuk bus,” terangnya.
Wildan beraharap, adanya penurunan tarif juga terjadi pada kendaraan roda dua, sehingga bisa mengembalikan kondisi Dermaga Kamal seperti saat belum ada Jembatan Suramadu.
Maski tergolong ada peningkatan, tapi belum masuk kategori maksimal, sehingga perlu melakukan terobosan lagi.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.