JAKARTA - Polisi tengah memeriksa empat saksi terkait pelemparan bom molotov di Kantor Redaksi Majalah Tempo, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat.
Selain itu, menurut Kadiv Humas Polri Irjen Edward Aritonang, polisi juga tengah berupaya mengidentifikasi sepeda motor yang dikemudikan pelaku. Semua langkah tersebut dilakukan di bawah koordinasi Kapolda Metro Jaya Irjen Timur Pradopo.
"Kami sangat menyesalkan peristiwa itu. Siapapun itu pelaku dan apapun maksudnya, dia telah merugikan semua pihak. Jadi, kita mengharapkan dan masyarakat mempercayakan polisi bisa secepatnya mengungkap siapa itu dan apa motifnya, karena kita tidak bisa menolelir perbuatan itu," ujar Edward usai Syukuran HUT Bhayangkara di PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (6/7/2010).
Edward juga mengakui, Polri sangat dirugikan akibat peristiwa tersebut. Pasalnya, protes Polri atas sampul dan isi Majalah Tempo edisi "Rekening Gendut Perwira Polisi", belum tuntas.
Diberitakan sebelumnya, dini hari tadi, dua orang melempar tiga bom molotov ke halaman Kantor Redaksi Majalah Tempo. Petugas keamanan yang berjaga sama sekali tidak bisa mengenali siapa pelakunya. Dua bom yang meledak tidak merusak bangunan tersebut.
(lam)