tragedi sukhoi

Indonesia Jadi Pasar Gelap Penjualan Senjata Api?

Anton Suhartono - Okezone
Sabtu, 21 Agustus 2010 07:02 wib
Sejumlah senjata api ilegal disita aparat Bea Cukai Surabaya 31 Mei lalu. (Foto Koran SI)
Sejumlah senjata api ilegal disita aparat Bea Cukai Surabaya 31 Mei lalu. (Foto Koran SI)

JAKARTA - Maraknya kasus perampokan bersenjata api belakangan ini, menunjukkan perederan senjata api di Indonesia tidak terpantau oleh Kepolisian.

“Dari mana perampok dapat senjata laras pendek, bahkan laras panjang. Ini patut dipertanyakan, dari mana?” ungkap Kriminolog Universitas Indonesia Iqrak Sulhin saat berbicang dengan okezone, Sabtu (21/8/2010).

Dia menandaskan jika polisi tidak segera memberikan penjelasan, maka dugaan-dugaan akan melebar, mulai Indonesia menjadi perederan senjata gelap atau oknum aparat disersi yang membuat ulah.

“Senjata ini kejahatan lebih besar. Orang akan mengidentikkannya dengan teroris atau bisa jadi dilakukan aparat desersi. Polisi harus bisa membuktikan itu,” tandas Iqrak.

Dia menandaskan, untuk memberikan kenyamanan, polisi harus meningkatkan pengamanan dan langkah pencegahan agar insiden perampokan dengan kekerasan ini tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Polisi harus bisa mencegah hal ini agar tidak terulang lagi dan mengejar pelaku, termasuk mengungkap perederan senjata itu. Yang jelas, tidak mungkin sipil mengunakan senjata,” katanya.



(ton)

  • joe gion » 0 Tanggapan
    sebaiknya yang nganggur di Indonesia belajar kepada para perampok somalia mereka bisa hidup tanpa harus wajib mepercayai pemerintahnya dengan tebusan berjuta juta dollar jelas pengangguran somalia bisa hidup bagaiamana dengan pengangguran Indonesia sebelum kalian binasa di negeri sendiri berbuatlah seperti perompak somalia sebab pemerintah elakukan pebiaran pada pengangguran Indonesia Hak para penganggur kalau tidak berjuang sendiri pemerintah tidak akan berbuat apa apa ya begitulah kedaulatan dan kekuasaan negara terkadang tidak beranfaat bagi rakyat yang enganggur dan rakyat miskin.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • joe giojno » 0 Tanggapan
    saya pengin beli senjata api habis posisi tawar seorang pengangguran berat di Indonesia Pemerintah gak perhatian dan lapangan kerja jarang diciptakan sarana dan prasarana dikuasai kelompok kelompok tertentu yang pada exist. sementara perlindungan hukum pada para pengangguran Indonesia tidak ada posisi tawar para penganggur sepertinya tidak diurus negara suruh jalan sendiri cari makan gak enak ini negara apa rakyat yang menganggur yang macem dikasih label teroris biar kagak makan sekaligus modar
    Beri Tanggapan Laporkan
  • MGZ » 1 Tanggapan
    Jangan sampe senjata api bisa didapat secara bebas & disalah gunakan, serem
    • danu
      ada baiknya semua rakyat indonesia dipersenjatai dengan begitu perampokan dan premanisme bisa dihapuskan.kalau semua punya senjata penembakan yang dilakukan OTK tidak akan terjadi karena mereka berpikir bila melakukanya maka akan dapat balasan .
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Morang » 0 Tanggapan
    Lama-lama negara kita akan menjadi negara gengster seperti di film-film action. Koruptor merajalela, mafia peradilan, makelar kasus, peredaran narkoba, dunia prostitusi, dan kini peredaran senjata gelap. Ke mana Indonesiaku yang dulu? Beradab, santun, ramah, damai, dan setia kawan.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kiwil » 0 Tanggapan
    sharusnya polisi juga mulai untuk menertibkan penggunaan airsoftgun. saat terjadi perampokan, kita tidak tau apakah si perampok menggunakan senjata api atau mainan (sperti airsoftgun). oleh karna itu, para perampok bisa memanfaatkan maenan senjata tersebut untuk menakut2i dalam aksi merampoknya. tp yang penting, aparat keamanan wajib menjaga gudang senjatanya. klo ada oknum aparat yang minjam2in senjata/bahkan menjualbelikan, mending hukum mati aja tuh si oknum. jangan cuma dihukum penjara aja. liat dampak domino akibat tindakanya itu kaya gimana terhadap masyarakat
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.