Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ratusan Warga Tertipu Tabungan Lebaran

Tedi Suteja , Jurnalis-Kamis, 26 Agustus 2010 |15:29 WIB
Ratusan Warga Tertipu Tabungan Lebaran
Ilustrasi
A
A
A

BEKASI - Penipuan dalam bentuk arisan dan investasi makin marak terjadi. Anda sepatutnya waspada. Di Bekasi, ratusan warga ditipu oleh sepasang suami istri yang mengontrak rumah, di Jalan Masjid Al Ikhsan, RT 02 RW 03, Jati Bening, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Mereka yang menjadi korban umumnya kaum ibu rumah tangga. Pelaku setidaknya membawa kabur uang investasi yang mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan beberapa di antaranya harus kehilangan sertifikat rumah, yang digadaikan untuk setoran investasi.
Aksi pelaku tergolong lihai. Pasangan Mega Hartuti dan Endang bersama keluarganya sengaja mengontrak rumah di dekat pemukiman warga, di Jalan Masjid Al Ikhsan.

Pelaku mengajak para ibu rumah tangga untuk menanamkan modalnya, bagi keperluan pengajian, tabungan arisan, dan tabungan Lebaran. Rencananya bulan Oktober akan dicairkan.
Nurul, salah satu korban mengaku kehilangan uang sebesar Rp30 juta dengan menanamkan modal tabungan arisan. Bahkan uang itu juga diinvestasikan untuk tabungan arisan pengajian.

Menurut keterangan pemilik rumah yang menjadi korban juga, Amel, pelaku pasangan pasutri menghilang dari rumah sudah tiga bulan lalu. "Hingga sekarang tidak pernah ada di rumah," kata Amel, Kamis (26/8/2010) yang mengaku menyetor uang senilai R11 juta.

Sedangkan kedua anak pelaku Sinta (21) dan Mega (19) sempat disandera warga. Namun petugas Polsek Pondok Gede, langsung mengamankan kedua anak tersebut. Kini kasusnya tengah dalam penyelidikan Polsek Pondok Gede.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement