Mayat Laki-Laki Itu Diduga Korban Pembunuhan

Kamis, 2 September 2010 21:29 wib
(Foto: Solichan Arif/Koran SI)
(Foto: Solichan Arif/Koran SI)

GRESIK - Warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng digegerkan penemuan mayat laki-laki yang diduga korban pembunuhan. Pria tersebut ditemukan dengan luka di bagian kepala belakang, muka lebam serta di kelopak mata terdapat goresan.

Saat ini, mayat tersebut disimpan di kamar mayat RSU Ibnu Sina, Gresik.

Mayat tersebut diperkirakan berusia 30 tahun, kulit sawo matang, berkaos putih di bagian depan kiri bergambar jangkar ala simbul TNI AL, sabuk hitam, celana warna krem, serta sandal jepit warna putih bertali hijau.

Informasinya, sekitar pukul 06.30 WIB warga yang pergi ke sawah curiga dengan ceceran darah di tepi jalan. Warga pun memberitahukan kepada Sukardi (40), warga setempat. Saat dilakukan penelusuran ternyata ditemukan mayat tergeletak di parit. Sukardi dibantu warga melaporkan ke Mapolsek Panceng.

Tak lama tim identifikasi Polres dipimpin Kasatreskrim AKP Fauzan Sukmawansyah melakukan olah TKP. Hasilnya, selain menemukan luka bagian kepala belakang, di kelopak mata, juga ditemukan cincin warna putih. Bahkan, polisi juga menemukan recehan uang logam Rp200 di dompetnya.

"Belum ditemukan tanda-tanda yang mengarah ke identitas korban," ujar AKP Fauzan, Kamis (2/9/2010).

Atas dasar itu, polisi membawa mayat itu keliling beberapa desa sekitar TKP. Diantaranya, ke Desa Campurejo dan Desa Prupuh, di Kecamatan Panceng. Bukan hanya itu, polisi juga membawa mayat ke Desa Kemantren dan Desa Tlogo Sandang, keduanya di Kecamatan Paciran , Kabupaten Lamongan. Namun, tidak seorang warga pun mengenali mayat tersebut.

Kendati begitu, beberapa saksi memperkirakan, mayat tersebut warag Tuban. Hal itu dipicu di wilayah tempat penemuan mayat merupakan penambangan yang rata-rata pekerjanya dari Tuban.

"Sampai saat ini kami mencari identitasnya. Kami pun menunggu hasil otopsi RSU Ibnu Sina untuk mengungkap penyebab kematiannya mayat tersebut," ungkap AKP Fauzan.
(Solichan Arif/Koran SI/ded)