Ditelantarkan Keluarga, Nenek Tabrakkan Diri ke KA

Senin, 6 September 2010 10:34 wib
Ilustrasi (Foto. Ist)
Ilustrasi (Foto. Ist)

BANYUMAS- Kondisi Sumirah (55), warga Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kritis.

Kondisi itu dialami setelah berusaha bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke KA Progo dari arah Jakarta menuju Yogjakarta pagi tadi sekira pukul 06.00 WIB.

Aparat kepolisian dan warga sekitar yang mengetahui kondisi mengenaskan Sumirah langsung mengevakuasi nenek tersebut. Dengan menggunakan drag bar, tubuh nenek Sumirah langsung dipinggirkan dari lokasi kejadian.

Meski selamat, namun perbuatan nekat Sumirah membawa dampak buruk bagi keadaan tubuhnya, dua kaki sumirah patah, sementara bagian kepala mengalami luka serius. Bahkan beberapa bagian tubuh Sumirah seperti jarinya putus.

Menurut Tarkam (44), warga setempat, kejadian ini sudah ketiga kalinya dilakukan Sumirah akibat kondisi stres. Rumah Sumirah yang hanya berjarak 100 meter dari rel KA, membuat dirinya selalu berpikir untuk mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke kereta api.

“Dia sudah tiga kali melakukan upaya bunuh diri diduga karena stress di rumah ditelantarkan anak dan menantunya,” ujar Tarkam, warga Kelurahan Kober, Senin (6/9/2010).

Kini, untuk menyelamatkan nyawa Sumirah, polisi langsung membawanya ke Rumah Sakit Margono Sukarjo, Purwokerto. Kasus ini sendiri kini dalam penanganan aparat Polres Banyumas. Sementara hingga kini polisi masih terus menyelidiki penyebab pasti peristiwa ini.
(Saladin Ayyubi/Global/ful)