BANDA ACEH - Perampok bersenjata api kembali beraksi di Aceh. Seorang pedagang kelontong di Jalan Muhammad Hasan, kawasan Lueng Bata, Banda Aceh, Safri (23) tewas ditembak, Kamis (9/9/2010) dinihari.
Pelaku tak sempat membawa kabur uang sebesar Rp18 juta milik warga Blang Cut, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh itu, karena keburu kepergok warga.
Saksi mata kepada okezone menuturkan, aksi terjadi saat waktu sahur. Pelaku satu orang mengenderai sepeda motor, kemudian menyambangi korban yang saat itu sedang menjaga kios kelontong miliknya.
Pelaku dan korban sempat adu mulut, kemudian berkelahi karena Safri yang warga Blang Cut, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, ngotot mempertahankan uangnya. Melihat aksi itu, beberapa warga di lokasi mencoba melerai.
"Warga teriak minta itu dihentikan, tiba-tiba pelaku mengeluarkan pistol. Melihat itu warga tidak berani mendekat. Dia kemudian langsung menembak korban dan langsung roboh," kata pemuda yang minta namanya tak ditulis.
Warga pun berteriak minta tolong. Teriakan itu membuat pelaku panik dan langsung melarikan diri dengan sepeda motornya. Uang milik korban Rp18 juta tak sempat dibawa kabur.
Safri mengalami pendarahan hebat dan tewas di tempat. Korban sempat dievakuasi ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh sebelum dimakamkan.
Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh AKP Defrianto mengatakan, pihaknya masih mengusut kejadian itu. "Kita baru dapat laporan tadi pagi, pelaku masih dicari," sebutnya.
Pelaku, kata dia, diperkirakan satu orang diduga menggunakan pistol jenis revolver.
(hri)