Abaikan Putusan MK, SBY Dapat Dimakzulkan

|

Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Heru H/okezone)

Abaikan Putusan MK, SBY Dapat Dimakzulkan

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga saat ini belum merespon putusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan keabsahan jabatan Hendarman Supandji sebagai Jaksa Agung.

Mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra menilai Presiden dapat dimakzulkan, karena telah melakukan tidakan inkonstitusi pascaputusan Mahkamah Konstitusi.

"Presiden bisa di-impeachment dengan putusan ini. Karena di sini dia melanggar sumpah jabatan dan ketentuan hukum. Presiden membiarkan Jaksa Agung tidak sah selama ini," katanya di Doekoen Coffee, Jakarta Selatan, Jumat (24/9/2010).

Presiden seharusnya segera mengeluarkan keputusan untuk menunjuk pelaksana tugas (Plt) pengganti Hendarman. Keputusan Presiden harus dikeluarkan untuk mengangkat Jaksa Agung baru.

Lebih lanjut, DPR juga harus mempertanyakan sikap pemerintah. SBY telah membiarkan selama ini jaksa agung ilegal. Presiden juga telah mengabaikan keputusan Mahkamah Konstitusi.

"Langkah yang paling tepat saat ini adalah pernyataan pendapat oleh oposisi di parlemen," pungkasnya.

(hri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Penghina Jokowi Sudah Tanda Tangani Surat Penangguhan Penahanan