1.660 Mahasiswi di Yogyakarta Tak Perawan

Ilustrasi (Ist)

Ilustrasi (Ist)

JAKARTA - Perilaku menyimpang di kalangan generasi muda memang terbilang mengkhawatirkan. Betapa tidak di lima kota besar hubungan seks remaja rata menembus angka 50 persen.

Bahkan kota Surabaya yang terkenal dengan Kota Pahlawan menjadi pemimpin puncak dalam urusan perilaku seks remaja. Tak kalah mencengangkan, di Yogyakarta 97,05 persen mahasiswa pernah melakukan aborsi karena hamil di luar nikah. "54 persen di Surabaya, 47 persen di Bandung, dan 52 persen di Medan, dan Jabodetabek 51 persen," ujar Kasubid Kesehatan Seksual BKKBN Wahyuni saat berbincang dengan okezone di kantornya, senin (29/11/2010).

Dia menambahkan berdasarkan data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) 2010, yang tak kalah mengkhawatirkan di kota pelajar, Yogyakarta tingkat aborsi bahkan menembus angka 97,05 persen. "Ini dari 1.660 mahasiswi di Yogyakarta sudah kehilangan kegadisannya saat kuliah," imbuhnya.

BKKBN juga bukan tanpa usaha untuk meredam hal tersebut. Sejak 2005, kata Wahyuni, pihaknya telah membuat program Pusat Informasi dan Konseling Remaja. Bahkan, BKKBN ingin setiap kecamatan memili Pusat Informasi dan Konseling Remaja. "Itu untuk memotivasi para remaja, jadi ada 3 kategori. Tumbuh, tegak, tegar dari SMP hingga SMA," ucapnya.

(ram)
breaking news x