Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bandara Malang Masih Layani Pesawat Militer

Amir Tejo , Jurnalis-Selasa, 30 November 2010 |04:01 WIB
Bandara Malang Masih Layani Pesawat Militer
Ilustrasi (Foto: Koran SI)
A
A
A

SURABAYA- Sesuai dengan rekomendasi dari Dirjen Perhubungan Udara, pengelola Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang, akhirnya menutup bandara ini untuk penerbangan sipil.

Penutupan ini sebagai akibat dari abu vulkanik gunung Bromo yang menjangkau sampai wilayah Malang, Jawa Timur.

“Mulai pukul 10.15 WIB landasan kami tutup, setelah kami menerima surat rekomendasi dari Dirjen Perhubungan Udara. Penutupan ini akan dilakukan sampai dengan 3 Desember 2010," kata Kepala Dinas Operasi Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Kol (Pnb) Novyanto Widadi.

Namun kata Novyanto, meskipun ditutup, namun hanya berlaku untuk penerbangan sipil saja. Karena penerbangan sipil menjadi kewenangan Dirjen Perhubungan Udara. Sedangkan untuk penerbangan militer, kata Novyanto, Bandara Abdul Rachman Saleh masih tetap buka karena Mabes TNI belum mengeluarkan rekomendasi penutupan.

"Sampai saat ini kondisi di Lanud Abdulrahman Saleh sebenarnya tidak ada masalah. Tidak ada dampak yang signifikan dari abu vulkanik. Kami tetap membuka jalur penerbangan untuk militer. Namun untuk sipil, karena ada rekomendasi dari Dirjen Perhubungan Udara, kami tutup," katanya

Novyanto mengakui kalau abu vulkanik memang sudah sampai di Lanud Abdulrahman Saleh. Namun hal itu tidak berdampak pada kondisi landasan sendiri. "Kondisi sampai saat ini tetap baik saja. Dampaknya sangat kecil," katanya.

Pangkalan Abdulrachman Saleh biasa menerbangkan Hercules sebanyak enam hingga delapan sorti, dan CASA 212 seri 200 sebanyak empat sorti. Kemarin, kata Novyanto, dijadwalkan Hercules terbang sebanyak lima sorti dan CASA tiga sorti.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement