SIDOARJO - Penyanggah kubah Masjid At Taqwa di Jalan Merak, Perumahan Rewin, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk Senin sore. Beruntung insiden ini tidak menimbulkan korban tewas, namun sejumlah pekerja luka.
Tiga pekerja yang sedang berada di atas beton penyanggah kubah mengalami luka parah dan langsung dibawa ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya.
Diduga, penyebab ambruknya beton penyanggah kubah itu karena konstruksi kurang kuat. Sehingga, ketika pekerja sedang mengecor tiang, langsung ambruk.
“Kami menduga konstruksinya kurang kuat, sehingga tidak mampu menahan beban dan ambruk,” ujar Kapolsek Waru Kompol Agus Widodo, di lokasi , Senin (3/1/2011).
Kejadian bermula, sehabis hujan, pekerja melanjutkan aktivitas pengecoran salah satu beton penyanggah kubah. Tiba-tiba terdengar suara keras. Warga sekitar yang mendengar suara itu langsung berdatangan ke masjid yang masih dalam renovasi itu.
Pekerja lainnnya juga kaget saat melihat onggokan beton berukuran cukup besar ambruk. “Suaranya cukup keras. Saya saat itu berada di rumah. Kaget mendengar suara benda jatuh,” ujar Misaji, salah satu warga yang rumahnya berjarak sekira 30 meter dari masjid.
Tiga korban Antok, Mujianto, dan Daman, warga Blora, Jawa Tengah, langsung dibawa ke klinik terdekat. Namun, karena kondisi luka parah, korban langsung dibawa ke RSUD Dr Soetomo.
Ketiganya terpelanting ke bawah dari ketinggian 10 meter. Beruntung, tubuh mereka tidak tertimpa beton penyanggah yang beratnya di perkirakan di atas 1 ton itu. “Dua orang tidak sadarkan diri. Tapi yang satu masih bisa mengeluh kesakitan,” ujar Misani.
Ada empat beton penyanggah kubah berbentuk simetris. Sedangkan penyanggah kubah yang ambruk berada di sisi utara. Penyanggah kubah menempel ke atap masjid yang terbuat dari beton. “Untuk membuat penyanggah kubah sisi utara, hampir sebulan lamanya,” imbuh Misaji.
Masjid berukuran sekira 25x30 meter itu dibangun atas swadaya warga setempat di bantu salah Ketua DPRD Sidoarjo.
Masjid At-Taqwa sesuai maket akan dibuat satu lantai dengan atap cukup tinggi. Sedangkan kubah akan dibuat dari genteng agar bebannya tidak terlalu berat karena lebar kubah yang berbentuk persegi empat itu cukup lebar. Sejauh ini, pengerjaan masjid itu masih 50 persen.
Kasus ini masih diselidiki Polsek Waru.
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.