Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Di Depan Petani Pakai Bahasa Inggris yang Tak Wajar"

Misbahol Munir , Jurnalis-Rabu, 05 Januari 2011 |10:23 WIB
Presiden SBY (Foto: Reuters.com)
A
A
A

JAKARTA - Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menggunakan campuran bahasa Inggris dan Indonesia terus menuai pro dan kontra. Bagaimana Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyikapinya?

“Pidato presiden itu dilakukan di kalangan BEJ dan sudah proporsional. Justru di depan petani kalau dia pakai bahasa Inggris itu tidak  wajar,” kata Sekretaris Fraksi PKB Hanif Dahiri saat ditemui di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/1/2011).

Dia menjelaskan, penggunaan tersebut menandakan Presiden memiliki keluasan pandangan.

“Itu juga termasuk bagian dari komunikasi politik. Tidak semua pakai bahasa harus normatif, tergantung situasai dan kondisi,” tuturnya.

Sebelumnya, dalam pidato pembukaan Bursa Efek Indonesia 2011 Presiden SBY menggunakan campuran bahasa Indonesia dan Inggris. Padahal di dalam UU dijelaskan, dalam pidato resminya Presiden harus menggunakan Bahasa Indonesia.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement