Ogah Tepuk Tangan, Dewi Motik Diusir di Acara Kick Andy

|

tattyelmir.wordpress.com

Ogah Tepuk Tangan, Dewi Motik Diusir di Acara Kick Andy

JAKARTA - Andi F Noya dari Metro TV mengusir Ketua Umum Kowani (Kongres Wanita Indonesia) Dewi Motik dan Direktur Eksekutif Djakarta Public Society Tetty Elmir saat tapping acara Kick Andy, beberapa waktu lalu.

"Kami tak sudi diperintah Untuk bertepuk tangan atas bencana yang kami tangisi," kata Tetty Elmir dalam tulisannya di blog tattyelmir.wordpress.com

Dikisahkannya, pada Rabu 19 Januari 2011 Tetty mengaku mendapat pembelajaran hidup  yang luar biasa hebat.

Ceritanya, berawal ketika hari minggu siang 16 Januari 2011, pejuang anak dan ketahanan keluarga psikolog Elly Risman, mengirim pesan singkat kepada Ibu Inke Maris (praktisi media, Ibu Wirianingsih (mantan ketua PP Salimah, Ibu Masnah Sari(Mantan Ketua KPAI, Shakina( Direktur Lembaga Manajemen Pendidikan Indonesia) dan saya sebagai pengurus ASA Indonesia, agar kami berkenan  datang ke Metro TV, Rabu untuk mensupport Ibu Elly yang diundang sebagai nara sumber dalam acara 'KA'.

Ibu Elly memaksa meminta saya untuk berkenan hadir, paling tidak memperlihatkan kekompakan kita. Akhirnya atas undangan Elly Risman, Elly dan Dewi Motik menghadiri acara tersebut.

"Sebelum acara dimulai, seperti biasa, floor manager (tak taulah kalau di KA istilahnya apa) memberikan pengarahan yang antara lain, harus bertepuk tangan dengan antusias kalau dia mengaba-aba, mengawali tepuk tangan," kata Tetty

Sesi pertama Andi Noya menghadirkan seorang gadis remaja yang sejak usia 16 tahun sudah terbiasa melakukan seks bebas dan kini menjadi PSK.

Kawan-kawan dari berbagai organisasi wanita di samping dan  belakang saya mulai berbisik-bisik dan mengungkapkan kekecewaan, kenapa Andy justru mengeksplor masalah ke”terjerumusannya”, bukan alert tentang bahaya seks bebas dan pornografi.

"Banyak lagi joke-joke yang sangat tidak pantas dilontarkan jika kita memang memprihatinkanmasalah tersebut," katanya

Tetty yang saat itu hadir benar-benar gelisah. Saat BREAK, ketua Kowani Ibu Dewi Motik mengingatkan Andy, bahwa sangat tak layak meminta orang bertepuk tangan untuk sesuatu yang memprihatinkan.

"Saya  juga meminta Andy untuk lebih memberi ruang kepada bu Elly sebagai peringatan kepada masyarakat, terutama anak-anak, agar tidak melakukan kesalahan yang sama," katanya.

Alih-alih meminta saran, rasanya sungguh tak percaya,  Andy yang terkenal dengan citranya yang 'baik' malah mengusir saya dari ruangan. Waktu Ibu Dewi Motik meninggalkan ruangan.

"Maaf Andy, saya terpaksa meninggalkan ruangan ini, karena saya dizalimi. Saya pikir yang jadi nara sumber Ibu Elly, tapi ternyata anda memaksa kami untuk bertepuk tangan di tengah cerita yang menyedihkan dari anak-anak PSK ini," tuturnya .

Andy Noya dengan wajah tegang akhirnya mempersilakan bu Dewi Motik yang memang sudah berjalan pergi, untuk meninggalkan ruangan.

Sementara itu, Andy Noya dalam situs resminya mengklarifikasi insiden 'Pengusiran' Dewi Motik tersebut. "Pada mulanya, saya enggan menanggapi dan juga meminta teman-teman di tim KA untuk tidak memberi tanggapan agar Anda mendapatkan gambaran yang lebih utuh atas insiden tersebut," kata Andy.

Dijelaskannya dalam rekaman dengan topik 'Ancaman Seks Bebas di Kalangan Remaja' malam itu, Dewi Motik dan Tetty Elmir bukan penonton yang diundang langsung oleh Tim KA.

Selama ini kepada setiap penonton KA yang akan hadir dalam rekaman, kami selalu menyampaikan lebih dulu topik yang akan diangkat, siapa saja narasumber, dan apa tujuan diangkatnya topik tersebut. Hal ini sudah kami lakukan hampir lima tahun sebagai aturan baku guna menghindari kesalahpahaman.

"Artinya jika ada yang kurang sreg dengan topik yang diangkat, maka dia bisa membatalkan kehadirannya," kata Andy.

Selain itu, Andy mengatakan, pada setiap topik kami bagi dalam enam segmen. Setiap segmen berisi pesannya masing-masing. Biasanya konklusi atau pesan moral yang akan disampaikan, diutarakan di segmen lima dan enam. Segmen awal biasanya untuk mengungkapkan fakta-fakta.

Pada saat segmen tiga berakhir, dimana saat itu narasumber yang tampil adalah remaja pria (19 tahun) yang terjerumus dalam seks bebas dan bahkan seks komersial, tiba-tiba Ibu Dewi Motik yang hadir sebagai penonton yang diundang oleh Ibu Elly Risman melakukan interupsi.

Dia mengatakan dia dizolimi dengan kehadiran anak remaja tersebut sembari menegaskan dia datang ke acara KA untuk mendengarkan Ibu Elly, bukan mendengarkan pernyataan narsum tersebut.

"Karena Ibu Dewi Motik (yang datang terlambat) berkali-kali menyatakan dia telah dizolimi, maka saya mempersilakan Ibu Dewi untuk meninggalkan studio jika dia merasa tidak nyaman dengan narsum yang sedang saya wawancarai," kata Andy

Dikatakan Andy, dia telah menjelaskan agar dalam mengikuti rekaman malam itu sebaiknya melihatnya secara utuh, jangan sepotong-sepotong, agar bisa dipahami.

"Sebab saat itu rekaman baru berjalan tiga segmen dari enam segmen. Kesimpulan yang tentu terlalu dini, mengingat acara baru berjalan tiga segmen dari enam segmen yang direncanakan," kata Andy.

(lsi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Truk Tabrak Gerbang Tol, Satu Orang Tewas