Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Patrialis Akbar Harus Diganti!"

Lamtiur Kristin Natalia Malau , Jurnalis-Kamis, 10 Maret 2011 |08:33 WIB
Patrialis Akbar (Foto: Koran Sindo)
A
A
A

JAKARTA - Setelah Gayus Tambunan terbukti bebas keluar masuk Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, kini ada lagi pelanggaran di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap.
 
Sejumlah kasus yang terulang di rutan dan lapas menunjukkan bahwa Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar tidak melakukan pembenahan di kementerian yang dipimpinnya.

“Tidak bisa dibiarkan, ini gagal, menteri harus tanggung jawab. Seberapa jauh Presiden melihat ini kesalahan. Ini kan sudah berulang kali, tapi toleransi dengan parpol koalisi terus diberikan,” ungkap pengamat hukum Universitas Andalas, Saldi Isra, kepada okezone, Kamis (10/3/2011).

Namun Saldi belum yakin jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mencopot Patrialis, meskipun saat ini isu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II makin kencang.

“Ini biar kita teriak sampai ke langit tapi kalau Presiden cuek ya susah. Presiden harus lihat salah atau tidak. Tapi kalau orangnya harus diganti,” tandasnya.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement