PEKANBARU- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kustantinah mengklaim susu formula yang semula dikabarkan mengandung bakteri E Sakazaki dan berbahaya untuk dikonsumsi, dinyatakan aman.
"Kalau hasil penelitian dari beberapa sampel yang kita ambil di pasaran, semua produk formula aman untuk dikonsumsi. Namun itu semua kita serahkan ke IPB, biar mereka yang menjelaskannya," kata Kustantinah saat menghadiri acara peresmian gedung BPOM Pekanbaru, Rabu (11/5/2011).
Hal itu juga menyikapi atas keputusan Pengadilan Negeri Jakarta yang diperkuat dengan putusan MA, dan menyatakan Pemerintah dalam hal ini BPOM dan Menteri Kesehatan, serta IPB, harus mengumumkan daftar nama susu formula yang diduga mengandung bakteri.
“Saya rasa kita tidak main-main, karena susu kan dipergunakan untuk masyarakat luas. Tapi lebih bagus tanyakan mengenai susu formula itu ke IPB," terangnya lagi.
Kehebohan ini setelah ada riset IPB yang menyatakan susu formula berbagai merek yang banyak beredar di pasaran mengandung bakteri E Sakazaki. Bakteri ini akan berada di saluran pencernaan dan bisa mengakibatkan kematian pada bayi yang belum lama lahir.
Namun sejauh ini pemerintah enggan mempublikasikan merek-merek susu tersebut. Menteri Kesehatan Endang Sedyaningsih mengaku tidak mempunyai data mengenai susu formula yang terkontaminasi banteri E Sakazaki.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.