Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kurang Kontrol, Penyebab Payudara Melinda Infeksi

Catur Nugroho Saputra , Jurnalis-Selasa, 31 Mei 2011 |15:06 WIB
Kurang Kontrol, Penyebab Payudara Melinda Infeksi
Melinda Dee (ist)
A
A
A

JAKARTA – Sejak tanggal 26 Mei lalu, tersangka kasus penggelapan uang nasabah Citibank dirawat di Rumah Sakit Polri. Hal tersebut karena keluhan yang disampaikan oleh Melinda seperti demam dan tekanan darah tinggi.

Namun hingga saat ini Kabid Pelayanan Dokpol RS Polri Kombes Ibnu Hajar mengaku belum mendapatkan hasil pemeriksaan, ia mengaku pemeriksaan laboratorium baru Sabtu kemarin dilaksanakan.

“Sebelumnya Melinda waktu masuk sudah radang payudara, tekanan darah tinggi mencapai 200 dan sesak nafas. Kalau tentang radang payudara dia memakai silikon seharusnya sering kontrol,” kata Ibnu di Rumah Sakit Polri Keramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (31/5/2011).

Melinda sudah menjadi tahanan Mabes Polri sekira dua bulan, kemungkinan karena tidak memiliki waktu untuk mengontrol payudaranya hingga terjadi infeksi.

“Karena ditahanan tidak bisa kontrol,atau kemungkinan lain stress karena ditahan, ” singkatnya.

Sebelumnya pihak RS Polri mengatakan ada lima dokter yang merawat Melinda Dee, kelima dokter tersebut yaitu dokter bedah plastik, dokter jantung, dokter jiwa, dokter paru-paru, dan dokter syaraf.

Melinda meringkuk ditahanan Mabes Polri terkait kasus penggelapan dana nasabah Citibank. Kasus ini terungkap dari laporan tiga orang korban terhadap tindak kejahatan pelaku yang juga pegawai bank tersebut. Setelah dilakukan pengauditan, ditemukan kerugian kurang lebih mencapai Rp17 miliar. (kyw)

(Ahmad Dani)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement