getting time...

Nazaruddin Dicurigai Membawa Rahasia Kelam Demokrat

Susi Fatimah - Okezone
Senin, 13 Juni 2011 00:07 wib
M Nazaruddin (Foto: Dok Okezone)
M Nazaruddin (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Hasil jajak pendapat Lembaga Survei Indonesia (LSI), suara Partai Demokrat melorot tajam setelah kasus Muhammad Nazaruddin mencuat. Lantas kenapa elite Demokrat tak berdaya menghadapi Nazaruddin.

Direktur LSI Denny JA menduga, Nazaruddin membawa sebuah rahasia besar, sehingga elite Demokrat seperti membiarkan mantan bendaharanya itu melengang bebas di luar negeri, meski KPK telah memanggilnya. Ssebelumnya tim internal partai ini juga telah berusaha menjemput yang bersangkutan, namun pulang dengan tangan hampa.

"Apa yang membuat Nazar jadi superman? Apakah dia membawa kotak pandora yang di dalamnya membawa rahasia gelap petinggi Partai Demokrat?” katanya di Jakarta, Minggu (12/6/2011).

Bahkan, lanjutnya, imbauan dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pun seolah diabaikan oleh Nazaruddin. Begitu pun tim internal Demokrat yang hanya menyerah saat Nazaruddin menolak pulang dengan alasan sakit.

“Sebulan ini kita semua menghadapi tanda tanya yang besar. Apa yang membuat Nazaruddin nampak gagah perkasa, pasalnya tak satupun petinggi Partai Demokrat yang mampu menghadirkannya ke Jakarta," tutur Denny.

Berdasarkan hasil survei LSI, sebanyak 41 persen masyarakat pernah mendengar mengenai kasus korupsi yang terjadi di Kemenpora, dan 36,5 persen tidak pernah mendengar.

Mayoritas pemilih di kota mendengar kasus korupsi ini dengan angka 52,3 persen, sedangkan ditingkat pedesaan 31,4 persen masyarakat mengetahui kasus tersebut.

Selain itu, mayoritas pemilih berpendidikan tinggi yang mendengar kasus korupsi Kemenpora ini dengan rincian S1 sederajat 50,6 persen, SLTA 36,5 persen, SLTP 45,3 persen dan lulu SD 33,7 persen.

(ded)

  • nanang angkayana » 0 Tanggapan
    negaraku tercinta(INDONESIA)saat ini bukan amburadul krn teroris,tapi krn org2 hukum dan para politikus yg brengsek.salah dibenarkan,benar tidak aman.terotis itu ada krn banyak ketidak adilan,korban teroris bs dihitung jari korban koruptor buaannnyak sekali mati/ga bs sekolah/gubuk bambu/pengangguran/jual diri.msh adakah hati nuranimu hai saudaraku sebangsa dan setanah air
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bima » 0 Tanggapan
    smua udah sesuai SKENARIO.. -KABUR, MEMANG DIHARUSKAN KABUR.. -telatnya surat cegah kpk, memang dibikin TELAT -alasan berobat, LAGU LAMA -SBY marah, BIAR KELIATAN TEGAS padahal sudah direncanakan.. SEMUA PALSU DAN DAGELAN,.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Erik » 0 Tanggapan
    Yang jelas rakyat belum melihat atau merasakan niat baik orang2 demokrat dalam kasus si nazar ini, yang ada omongan "semacam" omongan bathoegana semua. Bahkan anas pimpinan demokrat yang biasanya santunpun kali ini omonganya nyebelin. semoga dengan kasus si nasar ini didalam rumah tangga demokrat saling buka aib masing masing, trus pecah dan yang korup dipenjara atau kabur
    Beri Tanggapan Laporkan
  • zulkarnain zainuddin » 0 Tanggapan
    Menurut hamat saya M.Nazaruddin diperintahkan lari,bahaya bagi Partai Demokrat, Rakyat sudah bosan dibohongi, Negara sedang menuju kehancuran.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.