SURABAYA- Muhammad Nazaruddin terus diburu oleh pemerintah Indonesia. Namanya pun sudah masuk ke daftar buronan Interpol 188 negara. Namun hingga kini, mantan bendahara umum Partai Demokrat itu belum juga ditangkap.
Sekretaris satgas mafia hukum, Denny Indrayana mengatakan pemerintah tidak akan membuka kepada publik tentang keberadaan Nazaruddin.
“Kalau dibeberkan justru membuat sang buronan akan lari terus,” kata Denny di Surabaya, Kamis (14/7/2011).
Denny juga menolak menyebutkan lokasi keberadaan Nazaruddin. Kata Denny, bila disebutkan ini bisa membuat para buronan seperti Nazaruddin dan Nunun leluasa lari.
Menurut Deny tidak ada teori apapun, di negara manapun, yang membolehkan pemerintah membocorkan informasi keberadaan buron. “Kalau ini dipublikasikan bisa membuat kacau strategi pengejaran,” katanya.
Polisi, Kejaksaan, Kementerian Luar Negeri, KPK dan pemerintah terus mengejar para buron di luar negeri.
Deny juga mengatakan, satgas mafia hukum tidak bergerak untuk menangani kasus Nazaruddin. Sebab, sejak awal Nazaruddin memang sudah ditangani KPK, bukan karena Nazarudin orang Demokrat lantas Satgas dituding tak mau menangani kasus tersebut.
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.