JAKARTA - Nyanyian sumbang mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin di dua televisi swasta nasional kemarin, mengisyaratkan ada yang salah dalam sistem penegakan hukum di Indonesia.
Secara tidak langsung Nazaruddin berhasil mempermalukan aparat penegak hukum yang tengah gencar memburunya ke berbagai belahan dunia. Betapa tidak, di saat semua pihak memburunya, dengan santai Nazaruddin tampil di televisi.
Tak pelak situasi ini membuat kecewa politikus Partai Demokrat Roy Suryo. “KPK dan polisi jadi mempertontonkan ketidakberdayaan mereka di depan publik,” kata dia kepada okezone, Rabu (20/7/2011).
Anggota Komisi I DPR tersebut mencontohkan, pada sebuah acara reality show di salah satu televisi swasta, polisi dapat menangkap seorang pelaku dugaan tindak kejahatan dengan cepat. Seharusnya polisi dan aparat penegak hukum lainnya bisa melakukan hal serupa, meski tak sama.
“Di sebuah televisi swasta dalam acara Big Brother, polisi langsung bisa menangkap pelaku. Kenapa di sini tidak bisa dilakukan, padahal sudah di atas lima menit,” tandasnya.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.