JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengaku enggan menggantikan Muhammad Nazaruddin sebagai Bendahara Umum.
Menurut Sutan, posisi Bendahara Umum merupakan posisi yang sangat strategis. Selain karena posisi yang strategis, dirinya takut tergoda dengan jumlah uang partai yang banyak.
"Saya khawatir tidak tahan dan tergoda dengan uang, meski satu, dua, tiga kali masih tahan, tapi setalah itu, bisa tidak tahan lagi aku," ujar Sutan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/7/2011).
"Untuk Bendum itu jababatan yang strategis, kalau kata orang siapa yang ingin tahu jeroan partai, maka lihatlah bendara partai," katanya.
Meski demikian, hingga saat ini bekas posisi Nazaruddin itu belum juga dibicarakan di internal Partai Demokrat. "Belum dibicarakan," kata dia.
Bagi Sutan sendiri, kader yang paling cocok untuk menempati posisi Bendum adalah orang yang bisa mengatur dan menjaga kepercayaan partai.
"Ya, Bendum itu harus amanah, capabel, dan loyal," imbuhnya.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.