Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Partai SRI Diprediksi Bakal Kandas

Ferdinan , Jurnalis-Kamis, 04 Agustus 2011 |12:27 WIB
Partai SRI Diprediksi Bakal Kandas
Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) diprediksi akan kandas di tengah jalan, meski menggadang Sri Mulyani Indrawati sebagai calon presiden. Alasannya, elite partai ini masih terbilang baru dan belum mumpuni di kancah politik.

Analis politik dari Charta Politika, Arya Fernandes menjelaskan Partai SRI memiliki dua tantangan, yakni lolos verifikasi sebagai parpol baru di Kementerian Hukum dan HAM, kedua Partai SRI harus memenuhi syarat ambang batas parlemen yang besarannya diprediksi akan naik dari angka 2,5 persen.

Berdasarkan catatan di Pemilu 2004 dan 2009, hanya Partai Demokrat yang berhasil meraup suara lebih dari lima persen. "Demokrat tujuh persen pada Pemilu 2004. Sementara partai baru lain tidak sampai lima persen seperti Gerindra dan Hanura," kata Arya kepada okezone, Kamis (4/8/2011).

Perolehan suara Partai Demokrat yang terbilang baik kata Arya dipengaruhi faktor ketokohan, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sementara SMI hingga saat ini belum memberi konfirmasi mengenai usungan Partai SRI.

"Konfirmasi balik dari SMI penting, apalagi kalau dia menolak dicalonkan, ini menjadi berat bagi Partai SRI bila tidak memiliki tokoh," sambungnya.

Menurut Arya, usungan SMI menjadi capres terlalu dini karena Partai SRI semestinya mempersiapkan infrastruktur termasuk model membiayai keberlangsungan partai.

"Apakah SMI berniat maju jadi capres atau tidak harus dikonfirmasi. Apakah sinyal dari SMI sudah ada? Sampai sekarang saja belum tampak," tutupnya.

Partai SRI juga diprediksi akan bersusah payah mendapatkan suara dari pemilih. Pasalnya elite di partai yang kemarin mendaftarkan diri sebagai parpol baru tidak mumpuni.

"Secara politik elite-elitenya tidak punya basis massa, ini jadi persoalan. Karena partai yang paling penting basis massa. "Basisnya lemah, modal sosial lemah, figur SMI pun belum cukup kuat di kalangan masyarakat bawah," kata Arya.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement