JAKARTA- Sekira 13 jenis makanan kemasan kaleng di sejumlah pasar swalayan di Jakarta Timur diketahui kedaluarsa.
Hal itu ditemukan pada saat jajaran Sudin Koperasi, UKM, dan Perdagangan Jakarta Timur melakukan razia di tiga supermarket. Razia ini dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan konsumen dan menghindari dampak negatif dari mengkonsumsi makanan.
Ketiga lokasi yang dirazia yakni Supermaket Ramayana Kramat Jati, Carefour Tamini Square, dan Mal Citra Klender.
"13 makanan kedaluarsanya sejak bulan Juli 2011, didapatkan dari Supermaket Ramayana Kramat Jati, dan kami langsung mengamankan ke tiga belas makanan kaleng tersebut," kata Kasudin Koperasi, UKM dan Perdagangan Jakarta Timur, Sri Indrastuti saat ditemui wartawan, Selasa (9/8/2011).
Sri menjelaskan selain mengamankan makanan kaleng tersebut, pihaknya juga mengamankan dua minuman Nescafe dalam kemasan yang kondisinya telah rusak.
"Kami juga menyita satu minuman kemasan dalam botol, karena telah berubah warna, padahal kedaluarsanya pada Agustus 2012," terangnya.
Sri mengungkapkan, ketiga belas makanan kaleng kedaluarsa bermerek "Sopini". Produk Makanan yang diproduksi oleh PT Suryajaya Abdi Perkasa. Kebanyakan terdiri dari daging ayam murni dan ikan.
"Pihak pengelola seharusnya tidak memajang makanan tersebut, makanya kami langsung mengamankan dan dikhawatirkan jika barang tersebut dijual ke konsumen akan membahayakan, kenyamanan dan keselamatannya," tegasnya.
Menurut Sri, razia ini dilakukan untuk membuat iklim usaha yang sehat. "Kami akan memberikan teguran secara lisan maupun tulisan kepada manager supermaket yang menjual makanan dan minuman tersebut," terangnya.
(ugo)