Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penipuan Berkedok MLM Kembali Marak

Iman Lesmana , Jurnalis-Selasa, 27 September 2011 |22:00 WIB
Penipuan Berkedok MLM Kembali Marak
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Modus penipuan money game atau skema piramida berkedok direct selling atau MLM kembali marak, bahkan saat ini model modus dan polanya telah diubah dengan konsep terbaru yang sangat mirip sekali dengan bisnis MLM.  
Skema piramida sendiri merupakan praktik perputaran uang yang dikumpulkan dari hasil partisipasi orang-orang yang bergabung, untuk dibayarkan kembali kepada orang yang merekrutnya.
 
Menurut Ketua Umum Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia Helmy Attamimi kegiatan ini seringkali dikamuflasekan sebagai kegiatan MLM dengan janji untung besar dalam waktu singkat.
 
“Biaya pendaftaran tinggi, bonus baru dibayarkan bila ada perekrutan, produk yang dijual bersifat fiktif atau hanya sebagai kedok berkualitas dan harga menjadi pertanyaan serta tidak ada buy back guarantee", katanya, Selasa (27/9/2011).
 
Tidak ada jaminan pembelian kembali tersebut dikarenakan perusahaan yang menjalankan perdagangan berjenjang itu tidak memiliki ijin surat ijin usaha penjualan langsung, yang diatur dalam Permendag RI no 32/M-DAG/PER/8/2008.
 
Namun ironisnya, walau tidak memiliki perizinan yang sah, perusahan money game ini telah banyak melakukan perekrutan anggota secara massal ke seluruh wilayah Indonesia. Mereka juga gencar promosi di berbagai media massa dan kerap melakukan pertemuan di berbagai daerah, dengan menghadirkan tokoh terkenal sebagai magnet guna menarik dan memberi kepercayaan kepada masyarakat agar terpikat dan bergabung.

(Insaf Albert Tarigan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement