Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir Bandang di Sigi, Empat Orang Hilang

Indra Yosvidar , Jurnalis-Minggu, 04 Desember 2011 |09:40 WIB
Banjir Bandang di Sigi, Empat Orang Hilang
Ilustrasi banjir bandang (Foto: Koran SI)
A
A
A

SIGI - Empat warga Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dinyatakan hilang menyusul banjir bandang yang menerjang Sabtu sore kemarin. Banjir juga menghancurkan 108 rumah warga dan ratusan rumah lainnya rusak berat.

Aparat gabungan Kepolisian dan TNI Angkatan Darat (AD) memblokir dua dusun yakni Dusun II dan Dusun III di Desa Bolapapu. Pemblokiran dilakukan untuk mencegah warga yang nekat masuk untuk melihat rumah serta mencari anggota keluarga. Hantaman banjir menerjang dengan tiba-tiba hingga membuat warga kocar-kacir meninggalkan rumah. Akibatnya banyak di antara mereka terpisah dengan anggota keluarga.

Tanda Pongiri, seorang saksi mata, Minggu (4/12/2011), mengatakan banjir bandang terjadi sekira pukul 15.00 Wita kemarin. Suara gemuruh dari lereng gunung yang terletak tepat di belakang desa mengagetkan warga. Sebagian warga langsung menyelamatkan diri lari ke dataran tinggi dan ke Dusun I.

Banjir bandang yang membawa material batu dan lumpur menyapu bersih dua dusun tersebut. Hingga Minggu pagi ini, empat orang masih dinyatakan hilang. Tim SAR gabungan dari kepolisian dan TNI AD, sejak pagi tadi melanjutkan pencarian korban hilang.

Banjir juga menghancurkan fasilitas pendidikan seperti SMPN Kulawi serta beberapa rumah ibadah.

Untuk membantu menangani para korban, Polisi dan TNI AD, serta Tim SAR membangun tenda darurat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi juga sudah mendirikan dapur umum.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement