JAKARTA- Anggota Komisi Hukum DPR, Ahmad Yani, mengungkap jumlah korban tewas dalam konflik lahan di Mesuji berjumlah sembilan orang. Bukan 30 orang seperti versi Saurip Kadi.
"Titik yang kita temui di sana, kita menemukan ada sembilan orang tewas, dua di Mesuji, Lampung. Untuk Sumsel lima warga tewas dan lagi dari PAM swakarsa," kata Ahmad Yani usai mengikuti acara pelantikan pejabat eselon I Mahkamah Agung di Gedung MA, Jakarta, Kamis (22/12/2011).
Politikus Partai Persatuan Pembangunan itu menambahkan, saat ini kondisi warga Sungai Sodong sudah mulai kondusif. “Kalau di Sodong saat ini sudah mulai kondusif," pungkasnya.
Kasus pembantaian di Mesuji mencuat setelah sejumlah petani yang didampingi Saurip Kadi mengadu ke DPR. Dalam kesempatan ini mereka membawa bukti rekaman pembantaian secara sadis yang diduga dilakukan PAM Swakarsa perusahaan kelapa sawit yang dibekingi oknum aparat.
Insiden ini lantas menjadi isu nasional karena diduga ada 30-an orang yang tewas di Mesuji akibat konflik lahan dalam beberapa tahun terakhir. Tim dari Komisi Hukum DPR bahkan menyempatkan diri untuk melakukan investigasi ke lapangan. Hasilnya DPR akan membentuk panitia kerja untuk mengusut tuntas kasus ini.
Sementara itu tim gabungan pencari fakta (TGPF) Mesuji yang dibentuk pemerintah menyatakan masih mempelajari rekaman video yang dibawa para petani.
Adapun Mabes Polri secara tegas membantah telah terjadi pembantaian terhadap 30 orang. “Jadi untuk kasus Mesuji yang terjadi di tiga daerah itu, korban yang meninggal hanya sembilan orang. Tujuh di Desa Sodong dan dua di tempat lain. Info yang 30 orang meninggal tidak benar,” ucap Kadiv Humas Mabes Polri Saud Usman Nasution, kemarin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, konflik lahan di register 45 (Desa Sungai Buaya Moro Moro, Sungai Buaya Simpang B, Sungai Buaya Talang Gunung) Kabupaten Mesuji, Lampung, terjadi antara warga dengan PT Silva Inhutani. Konflik ini bermula sejak tahun 1986 dan hingga kini belum selesai. Tercatat dua orang tewas dalam kasus ini.
Sedangkan dugaan pelanggaran HAM lainnya terjadi di Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Hilir (OKI), Sumsel. Dalam bentrokan antara warga dengan PAM Swakarsa PT Sumber Wangi Alam (SWA) pada 21 April 2011, lima karyawan PT SWA tewas dan dua dua orang dari pihak warga juga meninggal dunia dengan cara mengenaskan. Adapun satu orang lagi tewas dalam konflik antara PT BSMI dengan warga setempat.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.