Nekat Tiduri Istri Orang, Inilah Akibatnya...

Kamis, 19 Januari 2012 23:09 wib | Nurul Arifin - Okezone

Nekat Tiduri Istri Orang, Inilah Akibatnya... Parang yang digunakan untuk menyabet Abdul Tholib (Foto: Nurul A/okezone) SURABAYA- Jangan pernah coba-coba untuk meniduri istri orang jika tidak ingin seperti nasib Abdul Tholib (22). Pria asal Bulak Banteng Wetan, Surabaya, Jawa Timur, ini tewas gara-gara dibabat parang oleh Sawaludin (31).

Informasi yang dihimpun, kejadian nahas yang menimpa Tholib bermula saat berduaan dengan Siti Azizah (35) yang tak lain adalah Istri Sawaluddin.

Saat itu, Sawaludin yang tinggal di Jalan Dukuh, Bulak Banteng Patriot, Surabaya ini hendak berangkat kerja. Namun, selang satu Jam kemudian Sawaludin kembali ke kamar kos-nya karena telepon selulernya tertinggal.

Dia terkejut saat membuka pintu kamar mengetahui istrinya sedang tidur dengan seorang laki-laki yang tidak dikenalnya. Sempat terjadi duel antara Sawaludin dengan laki-laki yang biasa disapa Bang Tholib itu.

Setelah terjadi saling pukul, Tholib mengeluarkan sebilah parang. Dengan sigap, Sawaludin merebut parang dan langsung membabat Tholib di bagian perut.

Tholib pun langsung tewas di lokasi kejadian dengan bersimbah darah. Usai melakukan aksinya itu, Sawaludin langsung kabur dan dibekuk oleh petugas Resmob Polrestabes Surabaya.

"Dia kami tangkap di Pasar Tanah Merah Bangkalan. Tersangka tidak melawan saat ditangkap," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Farman kepada Wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Jalan Taman Sikatan I, Kamis (19/1/2012).

Untuk sementara, kata Farman, motif pembunuhan yang dilakukan oleh Sawaluddin adalah terbakar api cemburu karena melihat istrinya tidur dengan laki-laki lain.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah parang, celana, dan kaos milik Tholib yang masih terdapat noda darah. Di hadapan petugas, Sawaludin mengakui semua perbuatannya.

"Saya lihat dia dan istri saya tidur. Siapa yang tidak murka kalau istrinya tidur dengan lelaki lain," akunya kepada petugas. Atas pebuatannya itu, Sawaludin harus dijerat dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun. (kem)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »