JAKARTA - Ketua Presedium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, salah satu faktor terjadinya kecelakaan lalu lintas lantaran adanya praktek suap pada saat masyarakat membuat Surat Izin Mengemudi (SIM).
"Itu salah satu faktor, tapi tidak besar," kata Neta saat berbincang dengan
okezone, Kamis (2/2/2012).
Dia menambahkan, salah satu cara untuk memberantas hal tersebut yaitu pengawasan ketat dari atasan. "Atasan jangan menjadikan anak buahnya sebagai mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sudah waktunya pembuatan SIM di lakukan dengan kerjasama dengan Bank," imbuhnya.
Hal tesebut, kata Neta, dapat memutus mata rantai suap di Polri. Lalu Lintas memang dianggap sebagi lahan yang sangat basah. "Ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi Polri agar dapat berbenah diri," tukasnya.
Kasus kecelakaan, belakangan memang banyak mewarnai arus lalu lintas di Jakarta. Pada 22 Januari lalu, seorang pengendara Daihatsu Xenia menabrak 12 pejalan kaki di Gambir, Jakarta Selatan.
Kecelakaan maut juga terjadi di Makassar. Sebuah mobil Honda Jazz yang dikemudikan anak usia 14 tahun menabrak 15 orang pengguna jalan.
Masih di kota yang sama, pengemudi Toyota Avanza menabrak 7 orang pengendara lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. (tri)
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.