tragedi sukhoi

Merasa Ingin Dibunuh, Habib Rizieq Ngadu ke Bareskrim

Reka Agni Maharani - Okezone
Senin, 13 Februari 2012 16:21 wib
FPI (foto:okz)
FPI (foto:okz)

JAKARTA- Front Pembela Islam (FPI) yang diketuai oleh Habib Rizieq Shihab mendatangi Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri terkait masalah percobaan pembunuhan terhadap para pimpinan FPI di Kalimantan Tengah, hari Senin (13/2/2012).

Habib Rizieq menyatakan penyerangan terhadap keempat pimpinan FPI di Kalimantan Tengah bukan dilakukan oleh masyarakat suku Dayak, melainkan gerombolan preman anarkis dan rasis yang dipimpin oleh Yansen Binti, Lukas Tingkes dan Sabran.

"Peristiwa penghadangan, pengepungan, perusakan, pembakaran dan upaya percobaan pembunuhan terhadap delegrasi pimpinan FPI pusat di Palangkaraya di kalteng pada hari Sabtu 11 Februari lalu bukan dilakukan oleh orang Dayak, baik muslim maupun non muslim, tetapi dilakukan oleh preman yang rasis dan fasis, di bawah naungan gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang dan dibiarkan oleh Kapolda Kalteng Brigjen Pol Damianus Zaky," jelas Rizieq kepada wartawan di gedung Bareskrim Mabes Polri.

Lebih lanjut Rizieq menerangkan, gerombolan preman sengaja dilepas untuk menyerbu bandara di Palangkaraya dari hari Jumat, 10 Februari lalu. Tujuannya untuk menghadang pesawat yang berisi keempat pimpinan FPI yaitu Habib Husin bin Ahmad Alatas, KH. Ahmad Sobri Lubis, KH. Awit Masyhuri dan Maman Suryadi yang akan mendarat di bandara tersebut.

"Gerombolan preman tersebut dilepas dari komplek Gubernur untuk menyerbu bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya. Jadi di sini sekali lagi bohong kalau gubernur Kalteng tidak tahu menahu dan tidak terlibat. Serta bohong kalau kapolda Kalteng juga tidak tahu menahu dan terlibat," imbuh Riziq berapi-api.

Rizieq menyampaikan kedatangannya ke Bareskrim untuk menuntut Kapolri untuk segera mencopot Kapolda Kalimantan Tengah dari jabatannya dan adanya proses hukum terhadap Teras Narang.
(ugo)

  • penasaran » 0 Tanggapan
    Aq mau tanya dulu kan tidak ada fpi..semenjak ada fpi rasa nya macam peran saja..dulu damai dan tidak ada masalah di dunia ini..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • imam » 0 Tanggapan
    kalo lagi anarkis lupa ya sama mati? giliran diancam mau di bunuh takut????? ketahuan salah, jadi takut,,,hahahahahahaha agama di jual.....anarkis dipertahankan...... mampus aja loe habib FPI....ga ada guna........ rakyat Indonesia di voting yg dukung loe ya cuma anggotanya doang/,,yg sama2 b***d
    Beri Tanggapan Laporkan
  • BAGOES » 1 Tanggapan
    JANGAN TAKUT DIBUNUH KALAU MATI KAN MATI SAHID.
    • alfakir
      katanya pembela i***m tp dirinya sendiri terancam gak bisa membela diri sendiri, malah minta perlindungan bareskrim. hihihi........makanya jgn merasa BENAR
    Beri Tanggapan Laporkan
  • effendi siahaan » 0 Tanggapan
    sebenarnya rakyat Indonesia sudah dibodohi oleh kefanatikannya sendiri fham riziq,alatas,anshori dll itu ga ada beda ama fham liong,chen,chan .buktinya anton medan juga bisa berjaya karna kamuflase agama i***m ,,,kita Rakyat Indonesia Asli jangan mau terbodohi dan menjadi budak-budak dari para bangsa pendatang ...Sadarlah
    Beri Tanggapan Laporkan
  • lidah » 0 Tanggapan
    takut mati juga lo zieq,,,,,(gak sudi gw papnggil lo habib, lo lebih kotor )
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.