JAKARTA - Turab Kali Bata Sasak Sentiong, di RT 1/6, Kebagusan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ambrol Minggu tengah malam. Akibatnya, air dari kali tersebut meluap ke jalan Joe, Jagakarsa dan merendam Sekolah Dasar Negeri (SDN) 9 dan 10 Lenteng Agung.
Turab ambrol diduga karena tak kuat menahan debit air. "Ambrolnya sekira pukul 23.00 pas hujan semalam. Karena turabnya rubuh dan mampetin kali. Airnya masuk ke Jalan Joe dan sekolahan jadinya kebanjiran," jelas Syahrudin, salah satu sekuriti di sekolah tersebut kepada okezone di lokasi, Senin (13/2/2012).
Air yang masuk ke bangunan sekolah mencapai setengah meter dan membawa lumpur ke 10 ruangan kelas, Musola, Laboratorium dan perpustakan di SD tersebut. "Di jalanan 1 meter, di sekolah sekitar 50 centimeter," jelasnya.
Hingga tadi tadi pagi, lumpur masih bersisa di beberapa kelas. Syahrudin menerangkan, siswa, warga, dan guru bekerja bakti untuk membersihkan lumpur tersebut.
Kini banjir telah surut. Aktivitas belajar mengajar pun juga sudah dilanjutkan kembali. "Tadi dari kelurahan Kebagusan juga sudah ke sini," jelasnya.
Turab yang roboh dan menghambat Kali Bata Sasak Sentiong dikelola oleh kelurahan Kebagusan. Namun luapan air berimbas ke SDN 9 dan 10 Lenteng Agung berada di seberang kali dan sudah berbeda keluarahan.
"Perlu ditegaskan, turab itu di daerah Kelurahan Kebagusan, sementara sekolah ini adalah Kelurahan Lenteng Agung," jelas M Yamin, Kepala SD 9 Lenteng Agung.
(ded)