Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

SPBG Pemuda Ditutup Lagi

Catur Nugroho Saputra , Jurnalis-Kamis, 16 Februari 2012 |13:33 WIB
SPBG Pemuda Ditutup Lagi
Foto: Catur N/okezone
A
A
A

JAKARTA - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, ditutup paksa pihak keluarga ahli waris Amsir Bin Naih. Bahkan pihak keluarga ahli waris menutup SPBG dengan menggunakan tong yang diisi dengan semen.
 
"Ini merupakan lanjutan dari demo kemarin, kami sudah mengirim surat untuk duduk bersama tapi tidak diindahkan PT Pertamina," kata salah seorang keluarga ahli waris, Husein, kepada wartawan, di lokasi, Kamis (16/1/2012).
 
Menurutnya, pihak keluarga sudah berulang kali sudah memberikan peringatan agar tanah yang ditempati SPBU dibayarkan pihak Pertamina.
 
"Makanya kita lakukan tindakan ini, menutup dengan menggunakan tong berisi semen," jelasnya.
 
Pantauan okezone, penutupan SPBG yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini, sempat diwarnai kericuhan antara pihak keluarga ahli waris dengan petugas keamanan. Namun kericuhan tidak meluas, dan akhirnya pihak keluarga berhasil menutup pintu masuk SPBG dengan menggunakan tong berisi semen.
 
Selain itu, pintu masuk dan pintu keluar SPBG juga dipasang spanduk berisikan "Tanah ini milik keluarga ahli waris Amsir Bin Naih berdasarkan putusan PK MARI no. 74 PK/Pdt 2003, mohon maaf SPBG kami tutup karena PT pertamina belum membayar tanah kami".
 
Sebelumnya diberitakan, keluarga ahli waris Amsir Bin Naih menutut penggantian ganti rugi terhadap tanah 3.150 meter, terhadap pihak PT Pertamina yang belum membayar tanah yang dijadikan SPBG kepada keluarga ahli waris.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement