Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Digoyang Isu Negatif, Publik Masih Percaya Demokrat

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Selasa, 21 Februari 2012 |08:12 WIB
Digoyang Isu Negatif, Publik Masih Percaya Demokrat
A
A
A

JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis bahwa Partai Golkar masih unggul dibanding partai-partai lain khususnya Partai Demokrat dan PDI Perjuangan.

Bila pemilu legislatif dilakukan saat ini, Februari 2012, maka Golkar akan memperoleh 15,5 persen, Demokrat 13,7 persen, dan PDIP 13,6 persen. Lalu disusul enam partai menengah lainnya Gerindra 4,9 persen, PPP 4,9 persen, PKB 4,6 persen, PAN 4,1 persen, PKS 3,7 persen, dan Hanura 1,2 persen.

Ketua Umum Peradaban Indonesia (Perindo) Muslim Hafidz mengatakan, setidaknya ada empat hal yang bisa disorot dari hasil survei LSI tersebut. Menurutnya pemberitaan televisi sangat gencar memberitakan kenegatifan pemerintah dan bahkan partai Demokrat

"Selanjutnya Partai Golkar dan PKS, ternyata tidak mampu mendapatkan simpatik masyarakat dengan mengambil keuntungan dari prahara Partai Demokrat ternyata tidak mampu," kata Hafidz dalam keterangan persnya kepada okezone, Selasa (21/2/2012).

Menurutnya, fakta di lapangan rakyat masih berharap pada SBY dan Demokrat. Ketiga, survei LSI itu juga menunjukkan iklan media yang gencar memberitakan kenegatifan SBY dan Demokrat tidak mempengaruhi harapan masyarakat terhadap pemerintah.

"Keempat, suara dari Demokrat cenderung tidak lari ke partai-partai lain, ini menunjukan loyalitas suara demokrat tetap  menunggu keberhasilan pemerintah pada akhir periode tahun 2014," ujarnya.

"Oleh sebab itu, mengajak para pengamat politik dan media yang cenderung 'miring' harus lebih obyektif dalam merespon harapan masyarakat. Kepentingan masyarakat didahulukan dibandingkan partai," tandasnya.

(Ferdinan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement