Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Aktivis HAM Kritik Hasil Survei LSI

Tegar Arief Fadly , Jurnalis-Kamis, 23 Februari 2012 |16:11 WIB
Aktivis HAM Kritik Hasil Survei LSI
Usman Hamid (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Usman Hamid, mengeritik hasil jajak pendapat Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang hanya menguji para calon presiden berdasarkan sosok, bukan program dan rekam jejak sang tokoh.

"Jadi bukan hanya figur, tapi juga latar belakang. Bukan hanya citra tapi juga rekam jejak. Jadi menurut saya kontribusi hasil ini terhadap pendidikan politik publik tidak besar," ujarnya di kantor LSI, Jakarta, Kamis (23/2/201).

Penasihat Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) ini juga menyayangkan munculnya tiga nama yang ditawarkan sebagai capres kepada responden yakni Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianti, dan Aburizal Bakrie (Ical). Sebab secara tidak langsung opini masyarakat akan terbangun untuk tiga nama tersebut.

"Ini memberi kesan bahwa ada usaha untuk memunculkan tiga nama tersebut. Ini bisa membentuk opini masyarakat terhadap tiga nama itu, dan menjadi riskan LSI ditunggangi pihak tertentu," tambahnya.

Tidak adanya nama baru yang muncul, menurut Usman, akan mengulangi berbagai kesalahan di masa lalu. Seperti Prabowo yang diduga terlibat dalam berbagai pelanggaran HAM.

"Saya menempatkan survei ini sebagai tantangan untuk bekerja di dalam menjaga memori publik di masa lalu, untuk membalikkan persepsi itu dengan perbandingan data. Harapan saya kita tidak terjebak dalam rekayasa politik ini, yang tidak memunculkan nama baru," imbuh Usman.

Dia pun berharap seluruh lapisan masyarakat dan penyelenggara negara menjadikan pemilu 2014 sebagai langkah awal menuju negara yang bersih dari korupsi.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement